Layanan ini menggunakan kendaraan berukuran besar yang didesain bak rumah sakit berjalan.
Nah, di Indonesia khususnya Jakarta saat ini sudah ada layanan masyarakat
seperti itu, nama layanan itu adalah Medic one.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan yang terpenting lagi, dampak layanan tersebut bisa meminimalisir angka
kematian masyarakat akibat variatifnya berbagai macam penyakit atau penyebab terjadinya kecelakaan.
Medic One layanan masyarakat yang menggunakan kendaraan motor dan mobil ini
berdiri sejak November 2007 hingga kini 2009.
Medic One untuk Jakarta sendiri saat ini sudah menyiapkan 3 unit mobil terdiri dari 2 Ford Ranger dan 1 Kia Travello dan 8 motor terdiri dari 2 Piaggio dan 6 Yamaha Scorpio yang siap membantu jika masyarakat Jakarta membutuhkan pertolongan.
Serta 17 kendaraan dinas milik rumah sakit di Jakarta yang telah bekerja sama dengan Medic One.
"Saya menyadari pentingnya bantuan medis darurat dalam penyelamatan jiwa," kata Director Medic One Ronny W. Adhipurna, ketika dihubungi detikOto akhir pekan lalu.
Menurutnya, Medic One adalah kegitan yang sangat manusiawi, semua telepon
anggota yang masuk kemudian di proses oleh sebuah teknologi call center yang akan mengenali nomor-nomor anggota yang sudah diprogram terlebih dahulu.
"Setelah itu paramedis kami datang menghampiri dengan cepat dan mengambil tindakan apakah harus di lanjutkan ke rumah sakit terdekat," ujarnya.
Untuk itu, proses pertolongan dapat dilaksanakan lebih cepat dan akurat sehingga kemungkinan korban terselamat akan meningkat 30 persen.
Sampai saat ini, Medic One sementara ini hanya menggunakan kemampuan yang ada direncanakan akan beroperasi di seputaran Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat sebagai permulaan. Jika memungkinkan Medic One akan tersebar diseluruh Jakarta dan sekitarnya.
"Kami berencana akan menambah armada kami agar lebih terjangkau luas," tegasnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil