Hal tersebut disampaikan oleh Project Manager PT Global Expo Management, Baki Lee, kepada detikOto, disela-sela gelaran INAPA 2009, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, (22/3/2009)
Baki menuturkan hasil tersebut adalah prestasi tersendiri bagi timnya dalam menggelar acara semacam INAPA 2009 ini, meskipun ia mengakui, jumlah itu belum mencapai angka yang ditargetkan, yakni 10.000 pengunjung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"INAPA ini kan sebenarnya wadah, yang mempertemukan produsen dengan vendor, maupun distributor. Mereka bertemu dan berkumpul disini," ujarnya.
Dari kehadiran pengunjung tersebut, Baki optimis, nantinya pasti akan terjadi kesepakatan-kesepakatan diantara mereka, yang pastinya akan bersinggungan dengan industri spare part nasional.
"Karena hampir semua yang datang ke sini adalah pelaku bisnis. bisa dibayangkan kalau semuanya berhasil melakukan kesepakatan bisnis?" imbuhnya.
Oleh karena itu, masih menurut Baki, jumlah 7.000 pengunjung bisa dijadikan acuan, mengingat ini adalah event yang pertama kalinya diadakan. sehingga kedepannya, dapat memacu para produsen spare part untuk terus memproduksi part-part yang bermutu.
"Spare part adalah pasar yang besar, tapi di Indonesia sejauh ini baru ada tidak lebih dari 3.000 pemain. itu masih sedikit. kedepannya, kita ingin menjadikan Indonesia lead dari produksi spare part dunia," ujar Baki.
Karenanya Baki menambhakan, dengan asumsi 7000 pengunjung tersebut, yang kesemuanya adalah pelaku bisnis, maka setelah INAPA 2009 ini harapannya pertumbuhan industri spare part tanah air akan semakin meningkat.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?