Karenanya, pengusaha spare part lokal mengaku tidak takut bersaing secara kualitas dengan produk-produk bawaan pabrikan.
Hal ini bisa terlihat dari turut sertanya para pengusaha spare part lokal untuk mempertontonkan produknya, dalam gelaran INAPA yang berlangasung di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andre menambahkan merambah sektor after market lebih menjanjikan, karena produk yang dipasarkan bisa lebih fleksibel, sehingga tidak harus tergantung pada satu jenis spesifikasi saja.
Bahkan, banyak juga pengusaha lokal yang sudah mulai memasarkan produknya ke
luar negeri, seperti Jet Hot Auto Muffler, sebuah produsen knalpot lokal, yang mengaku sudah memasarkan produknya sampai ke Jerman, AmerikaΒ dan Malaysia.
"Secara tampilan kita memang kalah dari produk pabrikan. Namun soal kualitas dan harga, boleh diadu. Kita bisa lebih murah 80 persen," ujar Muhadirin WS, dari Jet Hot Auto Muffler.
Karenanya, Muhadirin mengharapkan, pemerintah ikut membantu dalam mengembangkan industri spare part after market di tanah air.
"Setidaknya, biar kita bisa meluaskan pasar sampai ke luar negeri," ujar Muhadirin, yang sudah juga memasok knalpotnya pada Pindad yang diperuntukkan bagi Panzer.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya