Klien Umbrella Girl Tak Ragu Minta Yang Aneh-aneh

Umbrella Girl

Klien Umbrella Girl Tak Ragu Minta Yang Aneh-aneh

- detikOto
Kamis, 19 Mar 2009 13:27 WIB
Klien Umbrella Girl Tak Ragu Minta Yang Aneh-aneh
Jakarta -

Klien-klien agensi umbrella girl, terutama klien otomotif selalu memiliki kriteria yang spesifik dan detail. Karena mereka ingin setiap event yang mereka kerjakan digelar dengan sempurna, termasuk aspek umbrella girl, sebagai salah satu unsur entertaimentnya.

Seperti diutarakan Lia, pemilik agensi umbrella girl ini. Selama masih berada pada ranah profesionalitas, ia selalu menuruti.

Meskipun dirinya tidak menampik fakta, kalau memang ada beberapa klien yang secara terang-terangan meminta hal-hal yang aneh-aneh, bahasa istilahnya sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada memang, beberapa klien mintanya yang aneh-aneh. Kadang, mereka juga meminta dengan terbuka dan terang-terangan. Kayak misalnya, gimana, ada yang 'ready' kan? atau, berapa kalau sekalian 'ngangkat'? Nah, yang seperti itu lah, barangkali," papar Lia ketika ditemui detikOto.

Fenomena seperti itu diamini seorang umbrella girl, Helena. Ia menuturkan,event-event yang dijalaninya sebagian besar berasal dari agensi, yang berkantor di kawasan Blok M, Jakarta.

Biasanya, Helen selalu dihubungi apabila ada tawaran event yang diperuntukkan baginya.

"Event tetap kebanyakan dari agensi. Mereka menawarkan, aku bersedia atau tidak. Kadang tergantung klien, biasanya pihak agency cuma menjembatani. Pernah aku ditawari event otomotif, motor. Bukan balapan memang, namun acaranya di sirkuit kalau tidak salah. Agencyku menawarkan, ini ada budget sekian, tapi lo harus 'ready'. Kapan pun mereka minta, lo siap. Mau atau enggak?" ujar Helena, tanpa mau sekalipun menyebutkan nama agensi tempatnya bernaung.

Helena menambahkan, permintaan seperti itu sebenarnya wajar saja. Selama tidak ada unsur paksaan. Jadi setidaknya ia masih bisa memilih untuk menerima atau menolak tawaran tersebut.

Helena mengakui, awalnya tidak pernah terpikir untuk seperti itu. Kondisi di lapangan lah yang membawanya untuk coba-coba, karena memang tawaran yang diberikan cukup menggiurkan.

Hal itu langsung dikomentari Lia, sebagai pelaku bisnis agency umbrella girl tersebut. Menurutnya, banyak sebab mengapa sebagian umbrella girl mau mengambil kesempatan-kesempatan seperti itu pada setiap event yang diikutinya.

"Kadang tidak bisa dipungkiri. Ya namanya juga di lapangan, tidak bisa ditebak. Pintar-pintarnya orang menjaga diri. Awalnya tidak terpikir, tapi setelah tau tawaran dan peluangnya, jadi kepingin. Menurut saya, awalnya iseng-iseng, karena penasaran," ujarnya.

Atau bisa juga karena kebutuhan, seperti biaya hidup, entah buat sendiri atau keluarga.

"Dan yang sering terjadi biasanya karena gaya hidup mereka juga, yang menuntut mereka konsumtif, sehingga membutuhkan cost yang banyak. Dari mana lagi kalau bukan dari situ?" tutur Lia.

(gst/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads