Namun Menteri Perindustrian Fahmi Idris rupanya kurang sreg menggunakan mobil dinas yang mewah dengan nopol RI 22 itu. Fahmi lebih sering menggunakan Toyota Kijang Innova. Kok jarang Pak?
"Saya setiap hari menggunakan Innova (Toyota), bukan gaya-gayaan karena local content-nya sudah 75 persen, bahkan Presdir Toyota-Astra Motor Johnny Darmawan mengatakan akan menuju ke 80 persen," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Camry local content-nya nol, saya nggak tega bilang nol, saya dengan sadar tidak memakai Camry, sadar betul saya," ujar pria berkacamata ini.
Ia menambahkan bagi produk apapun yang dibuat di dalam negeri dengan kandungan lokal sudah di atas 30% maka sudah bisa masuk dalam kualifikasi produk dalam negeri.
Untuk itu dalam rangka mengapresiasi produk dalam negeri, khususnya dalam maksimalisaskan komponen lokal bagi kendaraan dinas pemerintah perlu adanya upaya menggunakan mobil dinas yang berbasis kandungan lokal yang tinggi.
Seperti diketahui pemerintah telah gencar mempromosikan penggunaan sepatu dan tekstil dalam negeri.
"Akan terus dilakukan (upaya mendorong) sepatu sudah oke, oke betul belum, tekstil itu juga akan terus didorong, juga kebutuhan kendaraan masing-masing instansi pemerintah yang komponen lokalnya lebih tinggi dari 30%," kata Fahmi. (hen/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Beredar Info Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Fakta di Baliknya