Langkah ini ditempuh untuk mengimbangi melemahnya daya beli masyarakat dan kenaikan harga produk kendaraan bermotor.
Β
Meski belum serempak, ada beberapa perusahaan pembiayaan yang sudah memangkas uang mukanya 5%hingga 10% dari besaran sebelumnya.
Β
Hal ini disampaikan oleh Sekjen Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Dennis Firmansyah saat berbincang dengan detikOto, akhir pekan lalu.
"Belum merata, ada yang sudah ada yang belum, tegantung likuiditas masing-masing perusahaan. Besarannya 5% sampai 10%, sudah terjadi sejak akhir bulan kemarin," katanya.
Β
Ia menjelaskan dengan adanya penurunan tersebut, maka uang muka yang sebelumnya sempat mencapai 30% dari harga kendaraan, sekarang ini hanya 25% sampai 20%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"Sekarang ini ada kecenderungan selama 2 bulan terakhir, biasanya pembelian kredit 80% sampai 85%, sekarangnya justru hanya 70% sisanya lebih banyak cash," katanya. (hen/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?