Hal tersebut disampaikan Ujar Direktur Marketing dan Aftersales Service PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy dalam exclusive media preview Honda Freed di Djakarta XXI Theater, di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (11/3/2009).
"Dengan kehadiran Freed, kami mencoba membuka segmentasi baru. Setidaknya, Freed bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang sudah bosan dengan model 7 seater yang sudah lebih dulu ada, seperti Livina," ujar Jonfis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih menurut Jonfis, ini adalah terobosan yang dilakukan Honda di tengah lesunya pasar otomotif pada kuartal pertama tahun 2009 ini. Dan kehadiran Freed, diharapkan dapat membantu menggairahkan pasar otomotif tanah air.
Sementara, pasar MPV tanah air selama ini dipenuhi oleh varian yang mengandalkan 8 seater, seperti Xenia-Avanza, yang sampai saat ini belum terkalahkan dari segi penjualan.
Belum lagi, masih dikelas 8 seater tersebut, Honda Freed masih harus berhadapan dengan varian terbaru dari Suzuki dan Daihatsu, yakni Suzuki APV Luxury, dan Daihatsu Luxio, yang sama-sama berada dikelas MPV.
Namun, Honda merasa yakin, kehadiran Freed dengan model 7 seater, dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang sudah jenuh dengan model-model MPV yang sudah ada saat ini.
"Ini merupakan alternatif bagi konsumen yang sudah bosan dengan model MPV yang ada sekarang" ujar Jonfis.
Oleh karena itu, masih menurut Jonfis, Honda yakin, Freed yang disegmentasikan sebagai step up dari Honda Jazz ini dapat dijadikan pilihan terbaik, terutama di saat kondisi perekonomian sudah membaik.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Meski Ditunda, Pick Up Mahindra Buat Kopdes Sudah Tiba di Priok