Β
Demikian diungkapkan oleh Dirjen Otomotif dan Telematika Departemen Perindustrian Budi Dharmadi usai pertemuan dengan Minister of Economics of The State of Baden-Wurttemberg Ernest Pfister, di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (10/3/2009).
"Mereka ingin tetap eksis di Indonesia karena mempunyai sejarah yang cukup lama sejak zaman VW dan Opel sampai sekarang yang premium kelas kan Mercedes dan BMW," ujarnya.
Β Produsen otomotif Jerman menurutnya berkeinginan agar Indonesia tetap menjadi basis produksi dan ingin memperluas variasi produk. "Tidak hanya ke sedan tetapi juga van," katanya.
(ang/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!