Menjajal 'The City Cowboy' Grand Vitara 2.4

Menjajal 'The City Cowboy' Grand Vitara 2.4

- detikOto
Jumat, 06 Mar 2009 11:28 WIB
Menjajal The City Cowboy Grand Vitara 2.4
Jakarta - Varian SUV baru dari Suzuki, Grand Vitara 2.4, secara tampang, memang sudah menjanjikan kegagahan sebuah Jeep yang mewah dan modern.

Lihat saja tampilan grillenya yang sangat sporty, belum lagi bila melihat bagian interiornya, panel-panel dan instrument pada dashboard yang memang didesain agar nuansa jeep tidak hilang.

Head unit misalnya, desainnya bernuansa Radiotape jeep klasik, tapi untuk urusan teknologinya, tidak seklasik tampilannya, dengan spesifikasi seperti, 2 Din, 6 disc, MP3, WMA, iPod connection ready (with interface).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat semua perpaduan itu, langsung timbul penasaran, bagaimana rasanya
mengendarai SUV terbaru dari Suzuki tersebut, apalagi sekarang dengan kapasitas mesin yang membengkak jadi 2.400 cc alias 2.4 liter.

Rasa penasaran tersebut langsung dijawab pihak Indomobil, dengan memberikan kesempatan detikOto menjajal varian SUV terbaru Suzuki tersebut, dengan rute Yogyakarta, Candi Borobudur, Salatiga, Magelang, Parakan, dan Semarang.

Setelah memegang kunci yang oleh pabrikannya dinamakan 'Genius Key' karena diklaim jenius, beda sama kunci lain, detikOto langsung saja masuk ke dalam kabin mobil.

Sebuah jok berbahan kulit langsung menyambut punggung. Tidak empuk, namun cukup nyaman untuk di duduki.

Sekarang mesin dinyalakan, detikOto mendapatkan Grand Vitara 2.4 bertransmisi manual 5 percepatan. Dengan kapasitas mesin 2.400 cc, DOHC, VVT, 16V, 4-inline, diklaim, varian ini mampu mengeluarkan tenaga 166PS pada 6.000 rpm, dengan torsi 225N-m pada 4.000 rpm.

Dengan spesifikasi mesin sangar seperti itu, ruang kabin tetap senyap tanpa kontaminasi suara mesin, juga sangat minim getaran.

Rute pertama, start dari Yogyakarta. Langsung saja, perseneling masuk gigi satu.

Ternyata, butuh sedikit tenaga untuk memindahkan perseneling, karena memang cukup keras, terutama untuk masuk gigi satu dan ke dua.

Mobil berjalan beriringan pada lalu lintas dalam kota Yogyakarta yang padat dengan sepeda motor, namun, Grand Vitara 2.4 dapat dengan lincah melakukan stop and go, mungkin karena memang kapasitas mesin yang besar.

Dari lalu lintas dalam kota, rute berganti menjadi jalur perbukitan yang berkelok dan naik turun. Mengetahui jalur yang akan dilewati seperti itu, detikOto santai-santai saja, percaya dengan kapasitas mesin yang tertanam pada Grand Vitara 2.4 ini.

Tapi ternyata, pada saat menemukan sebuah tanjakan sedang, perseneling pada posisi gigi dua, mobil terasa berat untuk menanjak, padahal gas sudah mentok.

Tanpa mau berspekulasi, perseneling diturunkan pada gigi satu, barulah tanjakan dengan mulus dilalui.

Sebuah varian yang diklaim sebagai The Real SUV oleh pabrikannya, dengan kapasitas mesin 2.400 cc, seharusnya tidak perlu banyak usaha untuk melintasi tanjakan. Mungkin, pihak pabrikan sengaja menurunkan torsi guna efisiensi konsumsi bahan bakarnya.

Namun untuk rem, pada saat melakukan pengereman ekstrem, perangkat Ventilated 4 Disc brake with ABS+EBD+BA, dapat mengendalikan mobil dengan baik.

Begitu pun saat berbelok, tidak ada kendala yang berarti. Mengambil tikungan pada kecepatan 60 km per jam pun, tidak ada gejala bodi membuang. Stabilitas memang cukup baik, hanya saja, suspensi jadi keras, meskipun klaim pabrikan, ada perubahan pada sistem suspensi, sehingga membuat mobil jadi nyaman dan stabil.

Kesan yang didapat, varian ini memang diperuntukan bagi masyarakat perkotaan yang menginginkan kendaraan bernuansa jeep, sehingga julukan 'The City Cowboy' mungkin layak diberikan pada varian SUV terbaru dari Suzuki ini.
(bgj/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads