"Kami berharap kenaikan harga nanti tidak akan mempengaruhi penjualan motor Honda di pasaran," tutur Head of Corporate Communication Kristanto kepada detikOto akhir pekan lalu.
Menurut Kristanto pihaknya saat ini masih menyakini bahwa pasar akan tetap meminati produk Honda walaupun harganya dinaikkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Krisis ekonomi saat ini menurut Kristanto memang menjadikan berbagai komponen penunjang kendaraan produksi Honda yang sebagian masih diimpor mengalami kenaikan yang cukup sigifikan.
"Karena itulah kami harus melakukan penyesuaian harga," tukasnya.
CS 1 Adalah varian yang mengalami kenaikan paling kecil yakniΒ hanya Rp 100.000. Sementara Vario dan Beat mengalami penyesuaian harga masing-masing Rp 150.000 dan Rp 200.000.
Dan produk yang mengalami kenaikan terbesar adalah Tiger dan Mega Pro yang masing-masing dinaikan harganya hingga masing-masing Rp 450.000 dan Rp 500.000. (syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak