Kurs yang tadinya biasanya berkisar antara Rp 80 per yen, mendadak melambung sampai di atas Rp 126 per yen.
Akibatnya mereka terpaksa menaikkan harga mobil di dalam negeri. Kenaikan harga-harga mobil semakin tak terbendung lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Paling utama apresiasi dengan kurs yen dari 80 hingga 126 yen per rupiah," katanya.
Karena pelemahan nilai tukar ini nilai komponen mobil yang sebagian diimpor dari Jepang, negara asal sebagian besar produsen mobil di Indonesia meningkat.
Yang akhirnya mau tidak mau mengerek harga mobil di Indonesia. "Maka dari itu harga mobil terus meningkat," ujarnya.
Freddy menambahkan, tidak hanya nilai tukar rupiah terhadap yen saja, melainkan nilai tukar rupiah atas dolar AS yang saat ini berkisar Rp 11.000 hingga Rp 12.000 per dolar AS turut menambah mahalnya harga kendaraan roda empat.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Populasi Meningkat, Muncul Usulan Mobil Listrik Kena Pajak Tahunan