Hal tersebut diungkapkan oleh Marketing Communication dari Proton Edar Indonesia Prisilla Ferris kepada detikOto, Selasa (17/2/2009).
"Saat ini kami sedang melakukan perhitungan harga pasaran Exora di Indonesia, tapi besar kemungkinan harga MPV tersebut akan lebih murah dari harga yang dibanderol di Malaysia," tutur Ferris.
MPV 7 seater ini sendiri dilepas di Malaysia dengan harga sekitar RM 80.000 atau sekitar Rp 264 juta. Menurut Ferris besarnya pasar MPV di Indonesia adalah alasan utama kenapa pihaknya memaksa untuk meminta harga Exora di Indonesia lebih murah dari harga di Malaysia.
"Indonesia adalah pasar MPV terbesar di Asia Tenggara, karena itulah bargain kita cukup besar untuk meminta harga yang lebih murah," tukasnya.
Dan untuk mencapai hal tersebut, Ferris pun memberi sinyal bahwa beberapa fitur yang tidak vital kemungkinan akan ditiadakan untuk menekan harga.
"Beberapa fitur yang tidak vital seperti parking sensor kemungkinan tidak akan kami pasang," ujarnya.
MPV terbaru dari Proton ini nantinya akan diperkuat oleh mesin Campro CPS 1.6 liter yang dapat menyemburkan tenaga hingga 125 hp. Mesin ini digunakan pula oleh mobil-mobil Proton lainnya seperti Gen 2 Persona, Neo ataupun Waja.
Untuk masalah disain, Exora memiliki sedikit kemiripan dengan Mitsubishi Grandis dengan lekuk tubuh dan tampilan yang elegan.
Exora akan dipasarkan di Indonesia pada semester kedua 2009 dengan 5 warna pilihan yakni Genetic Silver, Tranquility Black, Blue Haze, Pyrite Brown dan Gaia Blue. Proton MPV ini akan diluncurkan di Indonesia pada semester II-2008. Untuk besaran harga Exora di Indonesia masih dihitung-hitung Proton. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi