Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ban Indonesia (APBI) Azis Pane di sela-sela Diseminasi Hasil Litbang Perdagangan Tahun 2009 Badan Penelitian dan Pengembangan Perdagangan, di Hotel Arya Duta, Jalan Prapatan, Jakarta, Selasa (17/2/2009).
Β Β Β Β Β Β Β
"Target tahun ini sama dengan tahun 2008 yaitu sekitar 42 juta ban. Kalau itu tercapai sudah bagus sekali," ujarnya.
Dari 42 juta ban tersebut, imbuh Aziz, 80 persennya akan diekspor dan sisanya untuk kebutuhan dalam negari. "80 persen di ekspor ke Timteng dan Eropa serta ke pasar baru kami di Kepulauan Pasifik," ungkapnya.
Β Β Β Β Β Β Β
Krisis ekonomi yang saat ini terjadi, imbuh Aziz, sedikit berpengaruhi terhadap permintaan ban di dalam negeri. "Berpengaruh sedikit. Cuma agak melambat. Biasanya ganti ban setahun 7 bulan, Sekarang jadi dua tahun. Agak lambat pergantian bannya, padahal itu mengurangi keselamatan dan kenyamanan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal makin sering beroperasi, makin cepat ganti bannya karena kurang operasinya turun demandnya. Jadi meskipun kondisinya masih stabil tapi produsen merasa was-was," ujarnya.
(epi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?