Di tambah sengitnya persaingan industri roda empat yang menjadikan pihak produsen harus mengambil langkah yang kreatif untuk menjaga pangsa pasar produknya, salah langkah akan membuat konsumen berpaling ke produk yang lain.
Hal ini ternyata tidak membuat PT Mercedez-Benz Indonesia merasa dilema karena takut kompetitornya seperti seperti Toyota Alpard, Camry dan premium car lainnya mengambil pangsa pasar kendaraan roda empat di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Borgenheimer meyakini, mungkin ini akan terjadi pada merek kendaraan roda empat lainnya dan tidak akan terjadi pada produk Mercedes-Benz.
Jika melihat prestasi Mercedes-Benz Indonesia yang dicapai pada tahun 2008 yaitu mengusai pasar industri kendaraan premuim di Indonesia dapat dipastikan buah manis ini akan terulang kembali pada Mercedes Benz Indonesia di tahun 2009.
Namun, pertanyaannya apakah mungkin prestasi yang didapat Mercedes-Benz Indonesia di tahun 2008 akan bertahan jika produsen mobil premium lainnya memproduksi varian premium yang lebih menampilkan keunggulan mesin, eksterior dan interior pada produknya masing-masing. (ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Konvoi Fortuner-Alphard Masuk Area CFD, Ini Arti Pelat Nomor ZZ
Tarif Parkir Mobil di Jakarta Diusulkan Rp 60 Ribu/Jam, Pramono Bilang Begini
Iritnya Motor Matik Terbaru Honda, Jakarta-Bandung Cukup 2 Liter Bensin