Seperti dikutip Reuters, Selasa (27/1/2009), setidaknya 13 kota di China akan menjadi pilot project program subsidi ini.
Program ini akan meningkatkan penggunaan mobil listrik, hybrid, dan mobil berbahan bakar fuel cell oleh operator transportasi publik, perusahaan taksi, kantor pos serta petugas kebersihan di kota seperti Beijing dan Shanghai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu pemerintah-pemerintah daerah diminta untuk menyediakan anggaran untuk menyiapkan fasilitas bagi mobil-mobil ramah lingkungan itu.
Sayang tidak disebutkan berapa jumlah kendaraan yang bakal masuk program subsidi ini. Namun sebelumnya memang pemerintah China tengah gencar untuk mengkampanyekan program mobil ramah lingkungan sebagai bagian untuk membantu industri otomotif China bertahan dari krisis ekonomi global.
Sebelumnya produsen mobil terbesar China SAIC Motor Corp, akan berinvestasi senilai US$ 293 juta untuk mengembangkan mobil hybrid dan listrik. SAIC akan bekerja sama dengan perusahaan China lainnya dalam proyek itu.
Sedangkan BYD, bulan lalu meluncurkan mobil hybrid plug in terbaru mereka.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?