"Semua bonus di Renault tentunya terkait dengan kinerja perusahaan," ujar CEO Renault Carlos Ghosn dalam wawancara dengan Radio Classique seperti dikutip AFP, Kamis (22/1/2009).
Menurutnya jika kinerja perusahaan jelek, seperti yang terjadi tahun ini, maka tidak ada bonus meskipun buruknya kinerja perusahaan terjadi karena sesuatu yang diluar kendali perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ghosn sendiri menerima bonus sekitar 1,4 miliar euro atau sekitar US$ 1,82 juta pada tahun lalu. Menguapnya bonus Ghosn tentunya merupakan konsekuensi yang harus diambil pimpinan jika perusahaannya berkinerja buruk.
(ddn/tbs)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?