Perusahaan otomotif Jepang, Honda Motor Co, terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 3.100 karyawan kontraknya. Kontrak 3.100 karyawan itu akan habis pada bulan April dan Honda tidak berniat untuk memperbarui kontrak-kontrak mereka.
PHK itu dilakukan Honda untuk menekan biaya produksi mengingat masih lemahnya permintaan produk-produk otomotif akibat lesunya perekonomian dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan otomotif dari Jepang khususnya selama beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan yang luar biasa. Banyak konsumen yang tertarik untuk membeli produk-produk mobil dari Jepang karena bentuknya yang kecil dan bahan bakar yang irit.
Namun krisis keuangan global langsung memberi dampak yang signifikan. Perusahaan mobil pun ikut terimbas krisis yang berawal dari AS ini.
(ddn/tbs)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Harga Pertamax Cs Naik, Pengguna Pertalite Makin Nambah