Modifikasi kendaraan ternyata bukan hanya bertujuan untuk memuaskan hasrat para
pecintanya saja. Namun, sudah mulai meracuni partai politik untuk ikut serta
memodififikasi kendaraan kampanyenya.
"Saat ini saya sedang ada pembicaan dengan 3 partai politik besar yang menginginkan motor kampanyenya dimodifikasi," kata seorang modifikator yang enggan disebutkan namanya ketika dihubungi detikOto, Rabu (14/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini selain bertujuan untuk mempercantik tampang sang tunggangan, juga untuk menaikkan pamor partai tersebut.
"Sebab, partai-partai politik masih berpandangan, siapa yang mempunyai kendaraan yang paling bagus akan mendapat suara yang 'bagus' pula," ujar sang modifikator.
Sementara sebuah rumah modifikasi yang berada di Jakarta Pusat pun ternyata juga ikut dimintai jasanya mengerjakan mobil-mobil kampanye.
"Kami sekarang sedang mengerjakan mobil-mobil dari 2 partai yang ingin mobil kampanyenya di air brush logo dan karakter mereka," ujar sang pemilik.
Menurutnya, kedua partai tersebut meminta dirinya untuk 'menggambar' kendaraan kampanye mereka agar dapat menjadi magnet perhatian di jalanan.
"Mereka meminta saya 'menggambar' mobil kampanye mereka agar dapat menarik perhatian ketika di jalan," tukasnya.
Semua partai yang datang ke sebuah rumah modifikasi memang relatif sama dalam meminta jasa modifikasi. Karena hampir semua partai yang datang hanya meminta jasa pengecatan, air brush gambar atau logo partai serta penambahan detail-detail kecil untuk menonjolkan karakter partai tersebut.
Namun, ketika ditanya mengenai harga modifikasi yang mereka patok untuk mengerjakan semua kendaraan tersebut. Kedua modifikator itu dengan kompak memberi jawaban yang relatif sama. "Tidak enak mas, bila membicarakan harga," ujarnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?