Β
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Gaikindo Bambang Trisulo di sela-sela Seminar Harmonisasi dan Pengembangan Bahan Bakar Indonesia Yang Berkelanjutan, di Kantor Dirjen Migas, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (13/1/2009).
"Tahun ini akan turun 30%. Kami punya tiga skenario untuk skenario konservatifnya kami bisa menjual 300 ribu unit, untuk moderat 400 ribu unit dan agresifnya sekitar 450 ribu unit," jelasΒ Bambang.
Β
Untuk mencapai target penjualan sebanyak 400 ribu unit itu, dibutuhkan dua syarat. Yaitu syarat inflasi di bawah 8% dan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5%.
"Kalau pemilu aman maka angka moderat itu bisa tercapai," paparnya.
Β
Untuk penjualan di bulan Januari, Bambang memprediksi akan terjadi penurunan di banding bulan Desember tahun lalu yang mencapai 6 ribu unit dalam sebulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Bambang menjelaskan penurunan suku bunga dan BBM tidak akan serta merta menurunkan harga mobil. Yang paling berpengaruh adalah penurunan harga BBM yang sudah terjadi hingga tiga kali.
"Namun penurunan BBM hingga tiga kali ini akan menurunkan inflasi dan menaikkan daya beli. Ini menunjukan pemerintah under kontrol," katanya.
Β
Meskipun tidak mau menyebutkan angka, namun Bambang mengakui, saat ini pemecatan tenaga kerja sudah terjadi di sektor otomotif.
Β
"Tenaga kerja sudah lay off, namun bukan pegawai tetap, hanya pihak ketiga saja," ungkapnya.
Hal senada disampaikan Direktur Divisi Marketing PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Rizwan Alamsjah ketika dihubungi detikOto akhir pekan lalu.
Dengan kondisi krisis saat ini, diperkirakan penjualan mobil secara nasional diperkirakan mencapai 450.000 unit atau lebih kecil 20-25 persen dari tahun 2008 yang mencapai 600.000 unit lebih.
Mitsubishi pun memasang target realistis mempertahankan pangsa pasar sebesar 15 persen. (epi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan