Hal tersebut disampaikan Deputi Director National Sales and Promotion PT Nissan Motor Indonesia Teddy Irawan dalam perbincangan dengan wartawan usai test drive Nissan X-Trail di kantor Nissan, Jalan MT Haryono, Jakarta, Kamis (8/1/2009) malam.
Salah satu yang dipakai Nissan untuk mengurangi emisi adalah dengan mengembangkan mesin berteknologi transmisi continuously variable transmission (CVT), yang antara lain ditanam di All New Nissan X-Trail Xtronic CVT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya, Teddy mengaku mesin-mesin Nissan yang antara lain dipakai dalam mobil yang dikeluarkan di Jepang memiliki gelar ultra low emission vehicle, alias kendaraan dengan emisi yang sangat rendah.
Dengan penggunaan mesin-mesin ini, akselerasi mesin lebih cepat, dengan konsumsi bahan bakal yang lebih irit, dan proses pembangunan mesin atau manufacturing yang lebih baik pula.
Teknologi CVT Nissan diklaim lebih ringan dibanding transmisi otomatis yang konvensional. "Lebih responsif, jadi hampir seperti transmisi manual biasa" ujarnya.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pupus Lagi Harapan Perpanjang SIM Mati, MK Putus Gugatan Tak Dapat Diterima
As Roda Chery Omoda 5 Copot, sampai Misah dari Bodi Mobil
Nekat Buntuti Konvoi Pejabat, Pengendara Kena Denda Rp 17 Juta