Nissan Jauhi Hybrid

Nissan Jauhi Hybrid

- detikOto
Jumat, 09 Jan 2009 14:33 WIB
Nissan Jauhi Hybrid
Jakarta - Nissan tidak mengikuti langkah produsen otomotif lain yang mengembangkan mesin-mesin hybrid untuk mobil beremisi rendahnya. Nissan malah mengembangkan mesin-mesin yang ada agar lebih ramah terhadap lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Deputi Director National Sales and Promotion PT Nissan Motor Indonesia Teddy Irawan dalam perbincangan dengan wartawan usai test drive Nissan X-Trail di kantor Nissan, Jalan MT Haryono, Jakarta, Kamis (8/1/2009) malam.

Salah satu yang dipakai Nissan untuk mengurangi emisi adalah dengan mengembangkan mesin berteknologi transmisi continuously variable transmission (CVT), yang antara lain ditanam di All New Nissan X-Trail Xtronic CVT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nissan ke depannya untuk mencapai less emisi pakai CVT, tidak hybrid. Kalau hybrid tidak feasibel, tidak terjangkau untuk saat ini. Jadi kita larinya ke CVT enggak ke hybrid," ujarnya.

Hasilnya, Teddy mengaku mesin-mesin Nissan yang antara lain dipakai dalam mobil yang dikeluarkan di Jepang memiliki gelar ultra low emission vehicle, alias kendaraan dengan emisi yang sangat rendah.

Dengan penggunaan mesin-mesin ini, akselerasi mesin lebih cepat, dengan konsumsi bahan bakal yang lebih irit, dan proses pembangunan mesin atau manufacturing yang lebih baik pula.

Teknologi CVT Nissan diklaim lebih ringan dibanding transmisi otomatis yang konvensional. "Lebih responsif, jadi hampir seperti transmisi manual biasa" ujarnya.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads