Seperti dilansir majalah mingguan yang berpengaruh di Jerman, Der Spiegel, yang dikutip AFP, Senin (5/1/2009), bos Daimler, Dieter Spiegel telah melakukan pendekatan untuk melakukan pembelian Volvo selama minggu-minggu terakhir ini, namun akhirnya mundur dari rencana itu.
Menurut Der Spiegel, Daimler bakal kesulitan melakukan sinkronisasi antara suku cadang Volvo dengan mobil-mobil mewah Mercedesnya. Jika hal itu terus dilakukan maka butuh investasi yang banyak namun laba yang dihasilkan relatif sedikit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ford Motor Company awal bulan Desember 2008 mengumumkan untuk menjual saham mereka di perusahaan mobil premium yang berbasis di Swedia itu. Ford mengambil opsi tersebut karena kondisi perekonomian tidak kunjung membaik. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil