Jika aset mereka dijual, bukan tidak mungkin aset pabrikan AS langsung diambil alih perusahaan China itu.
Seperti dilansir situs www.upiasia.com, Rabu (17/12/2008), perusahaan otomotif China, Chery Auto sudah menyiapkan dana sekitar 10 miliar yuan (US$ 1,5 miliar) dari Export-Import Bank of China untuk pembelian aset-aset milik Chrysler. Perusahaan otomotif lainnya, yakni Chana ingin membeli Volvo dari Ford. Asal diketahui saja Ford selama ini sudah menjadi partner bagi Chana sejak tahun 2001.
Kemampuan perusahaan China untuk mengambil alih aset perusahaan AS tidak bisa diragukan lagi. China dibanding AS dan Eropa lebih kebal terhadap krisis keuangan global yang masih mendera.
Karena hal itulah, perusahaan China masih bisa membukukan kinerja yang baik yang bisa menopang usaha mereka untuk melakukan akuisisi perusahaan lain.
(ddn/tbs)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi
Guru ASN Gugat Aturan Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru
Di Indonesia Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru, Gimana di Negara Lain?