Hal tersebut disampaikan VP Komunikasi PT Pertamina Anang Rizkani Noor ketika dihubungi detikOto, Senin (1/12/2008).
"Kita perkirakan ada kenaikan permintaan dalam 1-2 hari saja, kenapa mungkin dalam beberapa hari sebelum kenaikan orang menahan pembelian, sekarang dengan mulainya efektifnya penurunan harga orang segera membeli."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mengantisipasi ada kenaikan itu sekitar 10 persen keseluruhan, tapi dari antispasi itu stok kita cukup, untuk memenuhi kenaikan permintaan ini," ujar Anang.
Meski Premium diburu, Anang optimistis tidak ada SPBU Pertamina yang kekurangan stok Premium. "Karena tadi malam kita sudah mengirim ke SPBU," ujarnya.
Jika pun ada SPBU yang kekurangan stok menurutnya hal itu bisa terjadi karena SPBU yang bersangkutan tidak mengantisipasi peningkatan permintaan karena harga yang mulai turun.
Namun dia sekali lagi menegaskan, dalam pemantauan Pertamina belum ada SPBU yang kekurangan stok. Stok Premium milik Pertamina sendiri secara total aman untuk pasokan selama lebih dari 20 hari.
Pertamax Tetap
Namun untuk BBM jenis lainnya tidak seperti Premium yang turun, harga Pertamax tidak mengalami perubahan. Harga Pertamax yang tiap bulan di-review pergerakan harganya ini dijual di Jakarta tetap seharga Rp 6.800 per liter.
(ddn/tbs)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik