Namun, kenyataan yang terjadi ternyata berbeda, karena hampir setiap pedagang mengeluhkan lesunya penjualan di musim penghujan kali ini. Terutama untuk masalah penjualan box belakang motor.
βTahun ini, penjualan box belakang motor setiap pedagang benar-benar mandeg. Semua seperti jalan di tempat,β kata Chandra Kusuma Iwan, pemilik dari Chandra Motor, sebuah toko aksesoris motor yang berada di Jl. Kebon Jeruk III/8 & 14, Jakarta, ketika ditemui detikoto di tokonya, Senin (23/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut para pedagang ini, ada beberapa factor yang menjadi pertimbangan kenapa box motor yang baru tidak lagi jadi pilihan. Pertama, trend penggunaan box telah berlangsung sejak tahun-tahun lalu, sehingga bagi yang sudah memilikinya akan lebih menggunakan box lamanya. βApalagi saat ini sedang terjadi krisis finansial. Hal inilah yang secara tidak sadar mengurangi daya beli masyarakat,β kata Chandra.
Krisis inilah yang akhirnya menerpa berbagai sektor usaha di masyarakat. Dan membuat lesu dinamika bisnis di tanah air. (syu/tbs)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi