Test driving tersebut dilakukan di sirkuit kecil yang terdapat di kota Gold Coast Australia dengan mengundang wartawan dari beberapa negara di Asia Pasific seperti dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Taiwan, Cina dan Australia sebagai tuan rumah. Wartawan detikcom Wahyu Daniel mendapat kesempatan untuk meliput acara ini.
Untuk ban baru ini, Goodyear menawarkan produk untuk mereka yang ingin melaju cepat dengan mobilnya tanpa melupakan faktor keselamatan. Dalam test driving itu, ada beberapa hal yang ingin diperlihatkan mengenai keunggulan ban baru ini. Bahkan, para wartawan yang hadir diberikan kesempatan untuk mencoba tantangan
tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang lebih seru lagi, para peserta diberi kesempatan untuk mencoba beberapa mobil Audi A4 yang berkecepatan tinggi dengan menggunakan ban ini di jalan di kota. Acara test driving ini memang cocok diadakan di Gold Coast, karena ada jalan perbukitan di sekitar Gold Coast yang banyak terdapat tikungan sehingga dapat benar-benar menguji ketangguhan ban ini.
Selain itu touring di daerah perbukitan tersebut juga menjadi rekreasi tersendiri, sebab pemandangannya yang indah. Kita bisa melihat Gold Coast langsung dari atas perbukitan tersebut.
Alhasil dari beberapa tes yang dilakukan, memang beragam pendapat yang muncul. Namun secara umum mereka mengatakan ban ini memang cukup bisa diandalkan untuk mobil berkecepatan tinggi. Bahkan seorang pembalap bernama Race asal Australia yang diundang untuk mencoba ban tersebut dengan menggunakan mobil Holden Commodore mengatakan ban ini bisa cukup dindalkan.
"Memang semua itu tergantung bagaimana kebutuhan kita, namun untuk mobil-mobil cepat, ban ini sangat mampu dan menempel keras kepada aspal," ujar pria yang sudah sejak 7 tahun menggeluti dunia balap ini.
Memang saat ini yang menjadi kompetitor Goodyear Eagle F1 Asymetric secara global adalah Pilot Sport dari Michelin dan Potenza RE050A dari Bridgestone. Akan tetapi fitur kunci dari Eagle F1 Asymetric ini adalah sekuen pitching blok telapak yang canggih, sehingga memberikan emisi suara yang lebih rendah dibandingkan para pesaing utamanya dan jauh lebih rendah dari batas suara Uni Eropa.
Selain itu, saat pengujian pengereman di jalan basah, ban ini unggul berhenti 4 meter lebih cepat dari pesaingnya.
Namun memang belum diketahui kapan ban ini mulai akan muncul di pasar Asia Pasifik, tapi nampaknya secepatnya ban ini akan beredar. Harganya pun belum diketahui. Kemunculan ban ini diharapkan membuat konsumen menjadi lebih banyak punya pilihan untuk ban mobilnya. (dnl/asy)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini