Demikian dikabarkan kantor berita KBS, Kamis (16/10/2008) ini. Menurut media Korsel tersebut keputusan itu jatuh setelah pemerintah Cina mendengarkan petisi yang dibuat dealer-dealer di Cina. Isi petisi itu mengeluhkan arogansi KIA dan Hyundai yang dinilai memaksakan posisi tawarnya untuk menjual produknya ke pasar otomotif di Cina.
Larangan ini hanya diperuntukan bagi mobil-mobil yang merupakan hasil impor dari Korea Selatan. Sementara untuk mobil-mobil KIA dan Hyundai yang perakitannya dilakukan di Cina, tidak diberlakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiap bulan Hyundai Korsel mengekspor sekitar 1.500 mobil ke Cina, sedangkan KIA mengekspor 800 unit mobil.
Produk-produk Korea Selatan sesungguhnya hanyalah minoritas dari pangsa pasar otomotif di Cina. Orang-orang Cina lebih menyukai membeli mobil Eropa atau Jepang. Sampai sekarang, walau dengan persentase yang terus menurun, pemimpin pasar otomotif di Cina adalah pabrikan Volkswagen.
(tbs/tbs)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Usulan Biar Pemprov DKI Tetap Dapat Pemasukan meski Pajak EV Rp 0