βKedepannya juga akan melakukan penjaringan marketing β marketing dari kelembagan yang ada di kota β kota besar namun kesemuanya masih menunggu hasil tes ujicoba oleh BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) di Jakarta,β ujar Humas PT Inka Fathor Rashid, Rabu (8/10/2008).
Rencana membuat jaringan besar untuk GEA tersebut tentunya juga menunggu respon dari masyarakat. Apabila publik juga antusias terhadap GEA, PT INKA tak kan menunggu lama untuk membuat jaringan aftersales di berbagai kota. βSemua bisa memiliki mobil GEA karena saya yakin nyaman dan irit BBM. Suku cadangnya murah dan perawatannya bisa dimana saja, sehingga daya beli masyarat juga banyak," jelas Rashid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain soal konsumsi BBM, harga yang murah dan perawatan yang mudah juga dihitung Rashid sebagai keunggulan kompetitif GEA dibandingkan kompetitornya kelak. Kalau sudah mendapat lampu hijau dari BPPT, PT INKA memprediksi bisa memberi harga GEA pada bandrol Rp 45- Rp 50 juta per unit.
GEA saat ini tengah dikembangkan oleh PT INKA dan telah menjalani ujicoba 10.000 km. Bahan bakar GEA diutamakan menggunakan BBG namun terbuka opsi untuk juga mengunakan BBM Premium mengingat tingkat konsumsinya yang sedikit. PT INKA sendiri masih memprioritaskan pasar institusi jikalau GEA nanti lolos uji BPPT. Namun, pasar personal juga dibuka lebar. (tbs/tbs)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes