Motor Membanjir, Bikershop Laris

Motor Membanjir, Bikershop Laris

- detikOto
Rabu, 08 Okt 2008 10:57 WIB
Motor Membanjir, Bikershop Laris
Jakarta - Membludaknya jumlah sepeda motor di banyak kota besar di Indonesia menyusul krisis ekonomi 1998, pada sisi lain adalah berkah bagi sebagian orang. Banyak orang mencoba berbisnis di jalur yang menunjang keberadaan sepeda motor. Dan karena memang pasarnya begitu luas, sambutan terhadap usaha-usaha ikutan ini pun terbilang lumayan.

Irfan contohnya. Karyawan dari Yamaha DDS, sebuah bikershop yang menjual aneka ragam aksesori, suku cadang dan marchendise di bilangan Cempaka Putih, Jakarta ini mengakui animo pembeli di tokonya terbilang tinggi. β€œTahun-tahun terakhir ini, bisnis aksesori sepeda motor memang paling cepat memberi keuntungan.” katanya.

Padahal, barang-barang yang dijajakan bukannya barang murah. Untuk aksesori motor kebanyakan diimpor dari Thailand langsung. Demikian juga suku cadang dari jenis yang bukan pasaran. β€œHanya marchendise yang kami ambil barangnya dari produk lokal. Soalnya yang lokal pun sudah cukup bagus,” jelas Irfan. β€œDan ini juga tetap laris,” Irfan melanjutkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak cuma Irfan yang merasakannya. Afis, salah satu pemilik bikershop RMM yang terletak di Jl. Ciputat Raya, mengaku sudah 2 tahun ini kewalahan melayani pelanggannya. β€œBiasanya saya tutup jam 09.00 WIB malam tapi untuk saat ini lebih sering tutup sampai jam 11.00 malam bahkan sampai jam 12.00 malam,” ujarnya.

Di sini, barang yang dijual pun bervariasi. Dari suku cadang aksesoris, apparel dan marchandise. Menurut Afis, keuntungan yang diraup tokonya setiap bulan lumayan, berkisar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta. Tertarik ikut berbisnis bikershop? (tbs/tbs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads