Kamis, 21 Mei 2020 16:42 WIB

Sedan Mewah Camry yang Dinaiki Habib Umar Assegaf saat Lawan Petugas PSBB

Rizki Pratama - detikOto
Habib Umar Assegaf Berantem dengan Petugas PSBB Surabaya Habib Umar Assegah mengonfrontasi petugas PSBB (20detik)
Jakarta -

Sebuah mobil sedan berisikan lima penumpang diberhentikan oleh petugas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di pos check point exit Tol Satelit, Surabaya pada Rabu (20/5/2020). Salah seorang penumpang berpakaian gamis serba putih pun geram karena mobilnya diminta putar balik.

Toyota Camry berkelir hitam yang diminta untuk putar balik itu melanggar aturan PSBB saat dalam perjalanan menuju Surabaya dari Malang. Dalam video terlihat penumpang lain juga masih menggunakan masker dan hanya bergeming saat pria bergamis putih mengonfrontasi petugas.

Sedan dengan nomor polisi N-1-B itu terdaftar di situs informasi data Badan Pendapatan Daerah Jawa Timur (Bapenda Jatim). Itu merupakan Camry tipe 2.5 V AT yang diproduksi tahun 2016.

Generasi ke-7 Toyota Camry ini mengaspal di Indonesia pada tahun 2015 dengan menyelundupkan mesin berkapasitas 2.5 liter di balik kapnya. Pada masa itu mobil ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 590 juta untuk tipe matik seperti di dalam video ini.

Sedan yang kerap menjadi kendaraan pejabat atau menteri ini digadang sebagai mobil paling aman di kelasnya.New Camry dilengkapi dengan airbag dual side, curtain, knee, TB airbag (H dan V) dan dual and side aibags (V dan G), emergency brake signal.

Kembali pada video yang viral ini, perdebatan petugas dengan pria bergamis, yang kemudian diketahui sebagai Habib Umar Assegaf, ini berlangsung cukup lama sampai akhirnya terjadi kontak fisik. Si habib mendorong petugas dengan seragam Satpol PP yang akhirnya balas memukul. Polisi segera melerai dan meminta dengan sopan untuk menaati aturan.

Sebelumnya petugas sudah berulang kali memberi penjelasan pada si habib itu. Bahwa mobil yang ditumpangi tidak bisa masuk Kota Surabaya karena melanggar aturan PSBB.

"Pak tolong hormati, saya sudah baik-baik yang lain nurut, Pak. Harusnya pakai masker dari awal Pak," kata petugas polisi kepada sang habib seperti dalam video viral yang dilihat detikcom, Kamis (21/5/2020).

Pria itu beralasan bahwa virus yang sudah menelan jutaan korban di dunia ini akibat tidak menunaikan ibadah Shalat. "Penyakit itu orang yang tidak sembayang, ngerti nggak?" ujar pria itu.

Kendati dalam video pria ini tampak menggunakan masker, Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, Teddy Chandra mengatakan para penumpang mobil itu tadinya tidak menggunakan masker.

[Gambas:Instagram]






Simak Video "Ditegur Soal Masker, Pemuda di Bogor Marah dan Pukul Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com