Cara Penggantian Oli Transmisi Otomatis

Cara Penggantian Oli Transmisi Otomatis

- detikOto
Jumat, 25 Feb 2011 10:06 WIB
Cara Penggantian Oli Transmisi Otomatis
Jakarta - Mobil saya mobil otomatis. Saya ingin bertanya seputar pergantian oli matik yang berberda merek. Kalau ganti merek ATF (Auto Trasmission Fluid), apakah perlu dikuras semua?

Karena kalau dikuras memerlukan 14 liter ATF, sedangkan kalau cuma diganti saja cuma perlu 4 atau 5 liter saja.

Alasan beda merek enggak boleh campur, apa memang harus begitu? Padahal kalau ganti oli saja kan cuma 4 liter. Pandangan saya sih kalau spesifikasinya sama walau beda merek kalau tercampur sih enggak apa-apa. Mohon masukannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terima kasih

Sugiman

Jawaban

Kapasitas oli transmisi otomatis (matik) di masing-masing mobil memang berbeda beda, kebanyakan sih 4-6 liter kapasitasnya.

Nah kalau menguras oli otomatis menggunakan Auto Trasmission Fluid Changer (ATF Changer) biasanya membutuhkan 6-12 liter oli.

Cara kerjanya sederhana, oli baru dimasukan untuk mendorong oli lama. Nah proses berhenti setelah warna oli dimesin ATF terlihat bening/isinya oli baru semua.

Itulah kemudian yang menyebabkan jumlah oli yang dimasukan seolah jauh lebih banyak dari kapasitas yang ada, hal ini terjadi karena dilakukan pengurasan, dimana oli baru dibutuhkan untuk mendorong oli lama sampai benar-benar bersih.

Rekomendasi dibuku manual pabrikan mobil, ganti oli matik rata-rata di 40-60 ribu km. Kalau pergantian oli di km tersebut rata-rata memang menghabiskan 10-14 liter.

Kalau saya menyarankan kepada Konsumen saya untuk ganti oli matic di 20.000 km (biasanya cuman abis 6-7 liter) kuras dan 10.000 km ganti oli (buang dari carter +/- 2lt).

Satu hal yang harus diingat, nyawa transmisi matik ada di oli-nya, semakin lama ganti kemampuan oli akan semakin menurun apalagi suhu oli matik lebih panas dari suhu oli mesin.

Kalau penggantian oli matik rutin dan teratur di 20.000 KM, insya Allah usia matiknya bisa lebih panjang 3-4x lebih lama.

Untuk mencampur oli dengan merek yg berbeda saya sarankan jangan dilakukan walau gradenya sama misal sama-sama Dextron III.

Tapi tetap masing-masing merek oli punya aditif atau ramuan yang berbeda. Kalau mau hemat bisa dilakukan dengan cara:

Kalau pengurasan menghabiskan 10 liter bisa 3 liter pertama menggunakan oli murah nah kemudian 7 lagi lagi menggunakan merek oli yang kita inginkan, jadi yang 3 lliter pertama hanya untuk mendorong oli lama keluar sementara yang 7 liter sebagai oli pengganti yang lama.

Demikian semoga membantu.

Salam
Ajat Sudrajat

(lth/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads