Revo Techno Bius Bikers Bandung

Smart Revolution Journey

Revo Techno Bius Bikers Bandung

- detikOto
Rabu, 21 Jul 2010 16:20 WIB
Revo Techno Bius Bikers Bandung
Jakarta - Penampakan varian terbaru Honda, Revo Techno AT berhasil membius bikers asal Bandung. Mereka terkesima dengan si mungil itu karena teknologi baru yang tersemat pada Revo Techno AT.

Revo Techno AT merupakan pengembangan teknologi CV-matik yang mengusung mesimn 110 cc uang dilengkapi dengan Efficient &Β low Friction Technologi (EFT). Untuk menjangkau jarak 53 kilometer, Honda mengklaim bebek matik itu cukup meminum 1 liter BBM.

"Irit juga yah dengan teknologi CV matiknya. Sementara bodinya juga sangat ramping, sehingga mampu untuk diajak bermanuver," kata member Karisma Honda Automotive Team (KHAT) gilar kepada detikOto disela-sela City Touring Revo Trchno AT di Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya pria yang berusia 22 tahun mengungkapkan kesenangannya pada emblem yang tersemat pada sisi kiri kanan bodi Revo Teachno AT. Menurutnya Honda tidak pernah menyematkan logo itu pada Revo sebelumnya, sehinnga lebih atraktif jika dipandang.

"Saya suka emblemnya. Tidak seperti Revo sebelumnya. Ini lebih bagus dengan penambahan emblem," ucap gilar.

Sementara itu, Ketua Ikatan Motor Honda Bandung (IMHB) Agung Budiman mengatakan Honda Revo Techno AT sebuah inovasi baru dari Honda yang menyematkan teknologi anyar. Dan patut dibanggakan.

"Ini terobosan baru yang patut dibanggakan," katanya.

Jika dilihat dari segi harga, Agung menilai sebuah harga yang pantas untuk kondisi jalanan Bandung.

"Hargarnya pas banget, apalagi ada fitur baru dan teknologi baru. Yah pas lah, sangat kompetitif. Soalnya ngak ada yang kayak gini sakarang," tutur Agung.

Untuk dikendarai lanjutnya, Honda Revo Techno AT juga cocok untuk dalam kota. "Kalo untuk di dalam kota enak, kaki ngak pegel. Tinggal gas aja," tutup Agung setelah merasakan Revo Techno AT.

Honda Revo Techno AT dibanderol RP 15,8 juta OTR Jakarta. Kalau di Bandung, Revo Techno AT bisa lebih murah terkait dengan Bea Balik Nama (BBN).

"Harganya bisa aja lebih murah, tergantung BBN setiap daerah," kata Corporate Communication PT Daya Adira Mustika Arisujatmiko.

(/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads