Bingung Kapan Ganti Oli? Ini 5 Tanda untuk Hindari Risiko Mobil Rusak

Advertorial - detikOto
Jumat, 30 Apr 2021 00:00 WIB
adv exxon
Foto: Dok. Mobil™
Jakarta - Bagi sebagian besar orang, memilikikendaraan mobil jadi salah satu solusi untuk dapat mencegah diri dari penyebaran virus COVID-19. Pasalnya dengan menaiki mobil pribadi, Anda dapat meminimalisir kontak langsung dengan orang lain di tengah pandemi. Meski begitu, penggunaan mobil juga mesti disertai perawatan yang ekstra.

Belakangan ini, diketahui pemerintah Indonesia mulai melakukan uji coba pembelajaran tatap muka secara terbatas di DKI Jakarta. Tak hanya itu, pandemi COVID-19 yang telah setahun berlangsung di Indonesia juga membuat banyak kantor mulai kembali menerapkan sistem WFO (Work From Office) atau model hybrid, yakni campuran WFO dan WFH (Work From Home). Tingginya aktivitas di luar rumah ini mau tak mau membuat jalanan kembali padat dan tak pelak dipenuhi oleh berbagai kendaraan, termasuk mobil, yang dapat menyebabkan kemacetan.

Tahukah Anda? Kondisi macet yang terus menerus bisa berpengaruh terhadap performa mesin mobil Anda. Tak hanya itu, penggunaan harian pada mobil juga menuntut Anda untuk lebih memperhatikan kondisi komponen mobil Anda agar dapat tetap berjalan baik, termasuk juga memperhatikan perihal penggantian oli mesin pada mobil Anda.

Sebagian besar dari kita tentu tahu kalau oli mesin berfungsi sebagai pelumas yang mengurangi gesekan antara komponen mesin. Melansir Universal Technical Institute, oli memberikan pelumas ke banyak bagian pada mesin yang bergerak. Hal ini membantu menghindari mesin dari kerusakan serta menjaga mesin mobil berjalan dengan lancar.

Setiap kali mesin Anda bekerja, produk sampingan berupa residu dari pembakaran akan dikumpulkan dalam oli mesin Anda. Jika kontaminan ini menumpuk melebihi kapasitas oli, hal ini dapat menimbulkan endapan dan keausan di mesin.

Jika oli tidak diganti secara teratur, kontaminan ini dapat berdampak negatif pada performa dan efisiensi kendaraan secara keseluruhan. Penggantian oli juga harus diperhatikan agar mesin Anda terhindar dari risiko kehabisan oli.

Saat kehabisan oli, suku cadang akan mulai menggiling bersama karena tidak memiliki pelumas. Hal ini dapat membuat mesin macet hingga akhirnya mati. Kondisi ini pun dapat menyebabkan kerusakan yang sangat sulit, bahkan bisa jadi tak bisa dipulihkan. Agar terhindar dari risiko ini Anda dapat memperhatikan hal-hal berikut yang menjadi tanda untuk segera mengganti oli Anda.

1. Perubahan Suara Mesin

Ketika oli motor melakukan tugasnya sebagai pelumas mesin, ia bisa membantu mesin Anda tetap tenang. Akan tetapi, saat level oli pada mesin mobil rendah atau benar-benar habis, Anda mungkin mulai mendengar suara ketukan atau gemuruh yang mengganggu. Hal ini bisa jadi tanda untuk Anda segera bawa mobil pada teknisi untuk segera diganti oli.

2. Bau Oli di Dalam Mobil

Bau oli di dalam mobil juga bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami kebocoran oli. Selain itu, Anda juga dapat mencium bau asap knalpot atau gas akibat kendaraan yang terlalu panas akibat kehabisan oli. Jika menemui kasus-kasus di atas, Anda sebaiknya membawa mobil untuk pemeriksaan pemeliharaan sesegera mungkin.

3. Munculnya Asap Knalpot

Keluarnya uap tembus pandang dari knalpot mobil Anda merupakan suatu pemandangan yang wajar, tapi beda cerita ketika mobil Anda mulai mengeluarkan asap pekat. Jika kondisi ini terjadi, bisa jadi mobil Anda mengalami kebocoran oli atau bagian mesin yang rusak.

4. Jarak Tempuh Tinggi

Sebagian besar kendaraan memerlukan penggantian oli setiap 4.000-8.000 km, atau kira-kira setiap 3-6 bulan. Jika Anda menghabiskan jarak tempuh yang tinggi dalam satu bulan, Anda mungkin ingin membawa mobil Anda untuk mengganti oli sedikit lebih cepat untuk menghindari masalah apa pun. Anda juga perlu mempertimbangkan untuk rutin berganti oli terutama jika memiliki kendaraan yang lebih tua.

5. Oli Berwarna Gelap

Wujud asli oli umumnya bersih tembus pandang dengan warna cenderung kekuningan. Seiring waktu, warna oli akan berubah menjadi lebih gelap karena kontaminan dan endapan yang terkumpul. Jika Anda memeriksa oli dan melihat warnanya berubah menjadi gelap, ini adalah tanda bahwa Anda mulai memasuki waktu untuk mengganti oli.

Selain memastikan tanda di atas, Anda juga perlu memastikan perawatan kendaraan yang teratur dan penggantian oli mesin dengan produk yang berkualitas. Adapun salah satu produk oli untuk mobil yang bisa Anda gunakan adalah rangkaian oli Mobil SuperTM.

Produk oli mesin terbaru dari Mobil Lubricants Indonesia ini terdiri dari 3 varian yakni Mobil Super™ All-in-One Protection, Mobil Super™ Friction Fighter, dan Mobil Super™ Everyday Protection. Rangkaian ketiga produk yang #LebihTerawatLebihTerjangkau ini memiliki keunggulan utama yaitu harganya yang terjangkau (affordable) serta perawatannya yang mudah.

Rangkaian produk ini juga diklaim terjamin kualitasnya sebab datang langsung dari produsen Mobil 1TM, merek yang dipakai di mesin F1 dan telah berkutat di dunia oli selama lebih dari 150 tahun. Dengan Mobil SuperTM, Anda dapat memberikan perawatan mesin mobil unggul melalui oli berkualitas yang memenuhi standar tertinggi API SP. Anda pun tak perlu lagi mengkhawatirkan perawatan mobil dan biaya perawatan yang mahal.

Sebagai informasi, rangkaian produk oli Mobil SuperTM bisa Anda dapatkan di bengkel terdekat atau melalui MobilTM Official Store di Shopee, Tokopedia, dan Lazada serta layanan home service dari MobilTM.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai rangkaian produk oli Mobil Super™ Anda bisa mengaksesnya di sini. (adv/adv)