AHM Kembali Gelar Kompetisi Teknik Motor Demi Beri Layanan Terbaik

AHM Kembali Gelar Kompetisi Teknik Motor Demi Beri Layanan Terbaik

Advertorial - detikOto
Senin, 27 Agu 2018 00:00 WIB
AHM Kembali Gelar Kompetisi Teknik Motor Demi Beri Layanan Terbaik
Kompetisi Astra Honda Technical Skill Contest kembali digelar oleh AHM demi meningkatkan kualitas teknisi dan service advisor serta memberikan layanan purna jual terbaik (Foto: detikcom)
Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) terus berkomitmen memberikan layanan purna jual terbaik. Komitmen ini dibuktikan dengan terus menggelar kompetisi teknik sepeda motor Honda yakni Astra Honda Technical Skill Contest (AH-TSC). Tahun ini, AH-TSC diselenggarakan untuk ke-25 kalinya.

Namun ada yang berbeda dengan kategori yang dikompetisikan jika melihat ajang AH-TSC pada tahun-tahun sebelumnya. Selain ditujukan untuk teknisi AHASS dan service advisor Honda, AHM membuka kelas baru khusus teknisi Honda big bike.

General Manager Technical Service Division AHM, Wedijanto Widarso, mengungkapkan AH-TSC tahun ini memberikan berbagai perkembangan kompetisi sesuai perubahan teknologi dan jenis layanan pada konsumen Honda. Salah satunya adalah dengan melibatkan teknisi Honda big bike.

"Kompetisi kelas big bike kami buka karena AHM sudah menjual big bike dari tiga tahun yang lalu dan penjualannya pun bagus. Untuk kompetisinya sendiri berbeda dengan kelas regular karena sifatnya masih skill knowledge. Jadi fokus untuk menyelesaikan permasalahan ketika ada problem pada motor, intinya fokus pada technical skill," ujarnya saat konferensi pers AH-TSC 2018 di dealer Honda Daya Adicipta, Bandung, Selasa (14/8/2018).

Selain kompetisi kelas big bike, AHM juga menghadirkan hal yang berbeda pada AH-TSC tahun ini. Jika biasanya hanya fokus pada technical skill, AHM turut mengedepankan soal pelayanan.

"Kami memperlombakan proses pelayanan kepada konsumen yang terstandarisasi dari Sabang sampai Merauke. Mekanik harus bisa melayani dengan baik, termasuk harus menjelaskan dengan baik sehingga konsumen happy," katanya.

Proses penilaian kompetisi AH-TSC kelas teknisi (Foto: detikcom)Proses penilaian kompetisi AH-TSC kelas teknisi (Foto: detikcom)

Wedijanto juga mengungkapkan selain memberikan layanan purna jual terbaik, AHM juga mendorong para teknisi dan service advisor bisa bersaing di dunia internasional. Pasalnya teknisi dan service advisor Honda yang menyabet juara pertama di AH-TSC akan membawa nama bangsa Indonesia di ajang Asia Oceania Honda Technical Skill Contest 2018 di Surabaya pada Desember mendatang.

"Juara dari tingkat nasional akan dikirim di ajang kompetisi Asian Oceania di Surabaya pada Desember nanti. Akan ada beberapa negara yang ikut serta termasuk Vietnam, Australia, Thailand, dan negara lainnya yang menjual big bike. Salah satu cara mengukur kemampuannya melalui kompetisi ini. Jadi kelas big bike ini dibuka sekaligus untuk mempersiapkan diri mereka ke level internasional," jelasnya.

Sebagai informasi, AHM Indonesia telah mengikuti ajang Asian Oceania untuk kedelapan kalinya. Bahkan dua tahun lalu, AHM Indonesia meriah juara dua di Vietnam dan tidak pernah keluar dari tiga besar.

Proses penilaian kompetisi AH-TSC kelas service advisor (Foto: detikcom)Proses penilaian kompetisi AH-TSC kelas service advisor (Foto: detikcom)

Untuk tahun ini, AHM melakukan seleksi terhadap 19.502 teknisi AHASS Honda dan 1.795 service advisor. Kemudian disaring menjadi 6.004 teknisi AHASS Honda dan 1.694 service advisor Honda. Ribuan peserta tersebut kembali diseleksi tingkat regional. Hingga pada akhirnya terpilih 27 teknisi AHASS dan 27 service advisor terbaik dari 3.789 AHASS se-Indonesia untuk berkompetisi di tingkat nasional pada 13-14 Agustus di dealer Honda Daya Adicipta, Bandung.

Untuk penilaiannya, Manager Technical Training Department AHM Dady Hendratno mengungkapkan teknisi dan service advisor harus melewati tiga tahap.

"Pertama ada teori tertulis, jadi peserta harus menjawab pilihan ganda. Kedua adalah praktik meja, biasanya mayoritas teknik pengukuran dan ketiga langsung praktik ke motornya, biasanya troubleshooting dan pelayanan. Simulasinya dari konsumen datang sampai pulang. Semua disimulasikan, seperti konsumen mengeluhkan suatu problem dan peserta wajib menyelesaikannya. Untuk soal-soal dan tesnya pun disesuaikan dengan perkembangan teknologi," paparnya.

Awarding AH-TSC (Foto: detikcom)Awarding AH-TSC (Foto: detikcom)

Pada malam harinya, Selasa (14/8/2018), AHM menggelar acara Awarding AH-TSC yang diselenggarakan di Harris Convention Hall Citylink, Bandung. Pada acara ini diumumkan nama-nama pemenang dari masing-masing kategori. Masngudin dari PT Daya Adicipta Motora Bandung berhasil menyabet juara 1 kelas teknisi, Nispi Rohmansyah dari Astra Motor Semarang menjadi juara 1 pada kelas service advisor, dan Dodik Kuswinarno dari PT Mitra Pinastika Mulia berhasil menjadi juara 1 teknisi big bike.

Saat ditemui usai acara Awarding AH-TSC, Dodik mengungkapkan bahwa ia sangat bangga berhasil menjadi juara 1 kelas big bike. Ia pun berbagi soal persiapan dan kendala yang dihadapi selama mengikuti kompetisi.

"Paling sulitnya itu ada beberapa perkerjaan yang biasanya jarang dikerjakan, misalnya kejadian kunci yang hilang. Kalau untuk persiapan sekitar dua minggu melakukan diskusi dan belajar membongkar tipe Rebel dan CB 650," ungkapnya.

Tentang persiapan ke ajang Asian Oceania, ia mengatakan 80% optimis siap menghadapi lawan dari negara lain. Sementara itu, Masngudin yang menyabet juara 1 kelas teknisi mengatakan bahwa persiapan yang ia lakukan selama ini tidak sia-sia.

"Persiapannya dari sisi materi untuk mematangkan karena yang diulas memang pekerjaan sehari-hari yang ditemukan di tempat kerja. Persiapan mental juga. Terima kasih untuk PT AHM atas kesempatannya, semoga ke depannya acara serupa terus ada dan lancar," katanya.

Masngudin tak lupa memberikan motivasi pada rekan-rekan lainnya. Ia menyarankan agar teman-teman teknisi terus berlatih dan sesuaikan dengan standar agar menjadi kebiasaan yang baik serta tidak merasakan beban saat bekerja.

Nispi yang menjadi juara 1 service advisor pun turut memberikan semangat pada teman-teman service advisor lainnya.

"Fokus dan nikmati prosesnya dan biarkan hasil itu menjadi sebuah hadiah," katanya.

Teknisi AHASS, teknisi big bike, dan service advisor terbaik yang meraih peringkat 1 dalam AH-TSC 2018 mendapatkan apresiasi dari AHM berupa 1 unit New Honda PCX dan berkesempatan mewakili Indonesia di ajang internasional Asia Oceania Technical Skill Contest 2018. Sementara itu, juara 2 kompetisi ini mendapatkan 1 New Honda CB150 Verza dan juara 3 mendapatkan New Honda BeAT Sporty. (adv/adv)

Berita Terkait