Bahkan Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja sempat mengatakan kalau dirinya ingin nanti motor tidak bisa masuk jalur utama kota Jakarta. Apa komentar produsen motor soal ini?
"Motor tidak boleh masuk Jakarta (atau kota-kota besar-Red)? Hmm, jadi begini kami menyikapinya. Itu tidak apa-apa (tidak ada permasalahan jika peraturan tersebut diterapkan-Red), asal konsumen memiliki pilihan lain untuk berkendara," ujar GM Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia, Eko Prabowo di Head Office Yamaha, di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (25/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semuanya akan berpikir dengan sendirinya, punya rumah agak jauh naik motornya hanya sampai stasiun, aman menaruh motor dan nyaman saat berkendara. Sehingga masyarakat akan banyak memiliki motor untuk ke stasiun saja," kata Eko.
"jadi win-win solution kan? Industri tetap bergerak, transportasi massa tetap meningkat," tambahnya.
Dan Eko menilai, jika memang seperti demikian akan membuat motor premium benar-benar berkembang.
"Dan ini bisa membuat motor premium yang akan meningkat. Itu impiannya ke situ, mudah-mudahan didengar presiden yang baru. Tapi perkembangan kotanya harus merata tidak hanya di Jakarta, kota-kota seperti Sulawesi dan lainnya juga harus dibangun jadi semua daerah akan berkembang," tutup Eko.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk