Kamis, 15/01/2009 10:25 WIB
Motor Mio Jadi Mas Kawin
Muhamad Ikhsan - detikOto

Foto: M Ikhsan (detikOto)

Foto Terkait
Ade pun tidak asal pilih builder untuk memodifikasi motornya, pencarian pun dimulainya, dengan memilih Tauco Custom yang dikomandani Topo Goedel Atmodjo sebagai acuan untuk merombak tunggangan milik Ade. Tanpa pikir panjang, Topo mengisyaratkan matic fighter untuk motor Ade.
"Menurut gue jika ingin memodifikasi tunggangan roda dua harus sesuaikan dengan temanya, jangan asal pilih tema, bisa-bisa dalam jangka waktu dekat tuh motor akan dirombak lagi karena tidak sesuai dengan konsep awalnya," ujar Ade Satriawan pemilik motor Mio keluaran tahun 2006 kepada detikOto, Rabu (14/1/09).
"Selain karena bodi skubek Mio yang mungil, saya juga ingin tonjolkan gaya baru," ungkap Ade dengan persetujuan Topo.
Dari sisi tampilan, Mio dirubah total menurut temanya, sehingga kesan Mio matic tertutupi dengan gaya motor sport yang eye catching. Tentu banyak perubahan pada si bodi mungil. Topo merubah total bodi mio dengan mengaplikasikan aliran street fighter, tentunya dengan plat galvanis 0,8mm andalan Tauco Custom.
Rangka pun tidak luput dari tangan sang modifikator, dari tangan Topo ia membangun chasis baru sehingga dapat menopang bodi street fighter yang menempel pada Mio 2006 ini. Tidak itu saja, untuk menambah kesan motor sport, Topo membuat dudukan suspensi belakang sehingga bisa mengaplikasikan suspensi monoshock kepunyaan Yamaha Jupiter MX.
Karena ingin menghasilkan karya yang sempurna, headlamp milik Yamaha FZ6 dicokokkan dengan menyesuaikan dudukan yang ada, bukan itu saja untuk menambah kesan motor sport, Topo meletakkan stop lamp kepunyaan Yamaha Fino dan ditambah knalpot undertail dua buah. "Agar benar-benar seperti motor sport," ujar Topo
Dari Mio ini ada beberapa inovasi yang dilakukan Topo, pengerjaan pun dilanjutkan dengan menempelkan shock depan kepunyaan Aprilia 250 cc dengan pengaplikasian satu set rem master part brembo pada bagian rem depan dan rem belakang untuk menghentikan laju motor yang mesinnya sudah di bore up menjadi 180 cc ini.
Tidak itu saja, untuk menggilas jalanan Jakarta, motor matic fighter ini dibekali dengan velg ukuran 14 piaggio X9 pada bagian depan dengan balutan ban battlax 120/60 dan velg ukuran 13 piaggio X9 pada bagian belakang ditambah balutan ban battlax 140/60 sehingga mengentalkan nuansa sport fighter.
Hasilnya lumayan Ade mengaku puas banget dengan hasil karya Topo. Sebagai builder kondang sudah memenuhi keinginan Ade yang suka menunggangi motor sport fighter.
"Walaupun hanya motor matic modifikasi ala sport fighter, tapi it’s ok lah! Yang penting motor ini mirip dan nyaman untuk dipakai keseharian apalagi klik banget dengan temanya," ujar Ade. ( ikh / ddn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui Forum Otomotif di Detik Forum
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Rafika di rafika@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.506).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Rafika di rafika@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.506).
Forum detikOto
- Jok Mobil ( kwalitas mant... jok-mobil
- wiper mitsubishi lancer... andhexs
- Mau cari mobil second den... FnG
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 08:00 WIB
Roller Coaster dengan Mobil Ferrari
-
Jumat, 19/03/2010 17:45 WIB
Remaja, Penghuni Jalanan Paling Berbahaya
-
Jumat, 19/03/2010 16:35 WIB
Chevy Colorado Hadir Juli 2011
-
Jumat, 19/03/2010 15:31 WIB
Mobil Murah China Seharga Rp 34,6 Jutaan
-
Jumat, 19/03/2010 14:49 WIB
MPV Murah PM7, Angkat Para Supplier Lokal



_5.gif)