Pelajaran dari Bus Nyaris Dihantam Kereta di Banyumas

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 23 Des 2021 08:06 WIB
Bus nyaris tertabrak kereta api usai terobos perlintasan di Banyumas
Foto: tangkapan layar Twitter @Jogja_Uncover. Bus nyaris tertabrak kereta api usai terobos perlintasan.
Jakarta -

Sebuah insiden yang nyaris membuat penumpang bus celaka tertabrak kereta api baru-baru ini viral di media sosial. Sang sopir yang teledor, membawa bus menerobos palang perlintasan di daerah Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah. Supaya kamu tidak mengalami situasi seperti itu, berikut cara aman melewati perlintasan kereta api.

Dijelaskan praktisi Defensive Driving, Andry Berlianto, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pengendara ketika ingin melewati perlintasan kereta api. Paling pertama yang harus dilakukan adalah, wajib berhenti saat bel mulai menyala, meskipun masih ada celah palang yang bergerak turun, pengendara wajib berhenti tanpa kecuali untuk meminimalkan risiko tertabrak.

"Kemudian saat melewati perlintasan, pastikan beri jeda ruang kosong satu badan rel agar kendaraan tidak terjebak di tengah perlintasan. Saat kendaraan di depan sudah melewati rel dan jalur clear untuk naik, maka lekas bergerak naik," ujar Andry kepada detikOto, Rabu (22/12/2021).

Andry juga menyarankan kepada pengendara agar selalu jangan lupa melihat situasi kanan-kiri sebelum menyeberang perlintasan kereta api, kendati situasi sepertinya terlihat aman-aman saja.

"Perhatikan juga bahwa kereta api tak akan bisa berhenti secara mendadak dan pasti akan menerjang apapun yang ada di depannya. Rem darurat kereta api bahkan baru bekerja dari jarak 800 meter hingga 1 km tergantung kecepatan badan kereta api," sambung Andry.

[Gambas:Instagram]


"Dan jangan ragu atau gugup saat kendaraan bergerak naik di rel dan pastikan arah kendaraan Anda memotong jalur, bukan mengiris, karena itu rentan selip/tergelincir," bilangnya lagi.

Bagaimana jika yang dihadapi situasi perlintasan kereta api tanpa palang?

"Wajib melihat situasi (kanan-kiri), wajib lihat kode-kode dari penjaga perlintasan (jika ada), dan pastikan aman 100% saat hendak melintas dan tidak ada bel-bel kereta api yang berbunyi," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam tayangan video pendek yang diunggah akun @dashcam_owners_indonesia (21/12/2021), memperlihatkan bus berwarna kuning yang telah menerobos palang perlintasan dan berada dalam posisi tepat berada di rel perlintasan kereta api.

Selanjutnya terdengar suara semboyan 35 atau klakson kereta yang membuat seluruh penumpang berhamburan ke luar dari bus. Tak lama, sebuah kereta melaju tepat di sebelah bus yang terjebak di tengah perlintasan kereta tersebut. Untungnya, para penumpang selamat dari insiden tersebut.

(lua/din)