Rabu, 04 Mar 2020 10:17 WIB

Wahai Bikers: Masker Kain Tak Ampuh Tangkis Corona

Ridwan Arifin - detikOto
Jawa Barat siaga 1 virus corona, pasca dua warga Depok positif corona. Untuk menangkal penyebaran virus tersebut, warga Kota Bandung ramai-ramai gunakan masker. cegah tertular virus Corona, pemotor pakai masker Foto: Wisma Putra
Jakarta -

Virus corona, yang diketahui berasal dari Wuhan, China membuat masyarakat memburu masker untuk menangkal penyebaran virus tersebut.

Dokter Wibisono, anggota komunitas MedDocs & Friends Indonesia, mengatakan jenis masker yang dipakai bikers seperti buff masker atau balaclava tidak efektif untuk menangkal virus corona.

"Kalau pakai masker seperti kain yang dijual (buff-Red), saya rasa kurang manfaat ya," ujar Wibisono saat dihubungi detikOto.

Dokter yang berdinas di tiga rumah sakit di Solo ini menyarankan hanya orang yang sakit saja sebaiknya menggunakan masker. Sebab, penularan virus hal pertama yang menjadi perhatian bagi para bikers adalah menjaga stamina atau kekebalan tubuh.

"Pakai helm yang tertutup dengan balaclava sudah cukup." kata dia.

"Sebenarnya masker nggak diperlukan. Seperti yang disarankan WHO, Kemenkes, masker itu nggak diperlukan orang yang sehat. Hanya orang sakit, agar virusnya tidak menyebar ke orang lain," ujar Wibisono.

Ada dua jenis masker yang populer yakni masker bedah dan masker N95. Lalu mana yang lebih dianjurkan?

"Yang pasti kalau masker yang untuk bedah pasti itu bisa menangkal. Itu lebih bagus dari masker N95, cuma masker bedah itu hanya untuk sekali pakai. Karena kalau dipakai berulang-ulang dicuci dan lembab, daya saringnya sudah berubah," ungkapnya.



Simak Video "Update Corona RI: 45.029 Positif, 17.883 Sembuh, 2.429 Meninggal"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com