Minggu, 06 Okt 2019 07:22 WIB

Ini Tandanya Kalau Kendaraan Pakai Busi Palsu

Ridwan Arifin - detikOto
Macam-macam busi. Foto: Rangga Rahadiansyah Macam-macam busi. Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - Jangan sampai salah beli busi agar kendaraan tidak bermasalah rasanya ungkapan ini tepat bagi pemilik kendaraan. Apalagi sampai kedapatan membeli busi yang palsu.

Dijelaskan Technical Support Product Specialist NGK Busi Indonesia Diko Okataviano bahwa kendaraan akan berdampak buruk karena kualitas bahan yang digunakan busi palsu.


"Ada beberapa dampak yang timbul kalo pake busi palsu. Karena bahan busi palsu yang dipakai sebagian besar adalah jenis Fe (besi)," kata Diko kepada detikcom, Jumat (4/10/2019).

Diko melanjutkan produsen busi palsu hanya asal tempel saja tidak memperhatikan material dan daya tahan busi.

"Jika dibandingkan dengan bahan tembaga atau nikel tingkat lelehnya jelas lebih kuat bahan Fe," terang Diko.

"Sekilas sih kelihatan lebih awet, tapi perlu diingat material penghantar panasnya (insulator) busi palsu bukan bahan ceramic alumina. Secara pelepasan kurang baik, jadi potensinya pecah pada bagian keramiknya," kata Diko.

Ia melanjutkan umur busi palsu biasanya tidak akan bertahan lama. Apalagi lelehan dari material yang akan masuk ke ruang bakar mesin dan menyebabkan kerusakan.


"Pada saat dipanaskan, sifat Fe itu kalau meleleh menimbulkan residu atau debris debu besi yang tidak bisa benar-benar terbakar, nah biasanya ini yang bahaya," kata Diko.

"Debu-debu tadi bisa nempel di permukaan liner silinder atau kepala piston yang menyebabkan pengapian dini. Itu yang nyebabin knocking di ruang bakar karena kena material asing," jelas Diko.

Simak Video "Adu Ganteng Mobil Modifikasi IAM di Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com