Minggu, 06 Mei 2018 07:29 WIB

Tidak Rutin Mengecek Ban Bisa Timbulkan Kecelakaan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Pengecekan tekanan angin ban (Foto: Bridgestone) Pengecekan tekanan angin ban (Foto: Bridgestone)
London - Ban merupakan salah satu faktor utama yang dapat menyebabkan kecelakaan. Bahkan banyak kecelakaan diakibatkan kondisi ban yang kurang baik.

Di Inggris misalnya sebagian besar kecelakaan disebabkan oleh pecah ban. Padahal hal itu bisa dihindari dengan merawatnya secara rutin.

Dalam sebuah studi yang dilakukan selama 18 bulan, terdapat 1.035 potongan ban dari lima jalur jalan. Itu mengungkap hampir sepertiga kecelakaan karena ban.

Melansir Auto Express, Minggu (6/5/2018), peneliti jalan tol Inggris beserta perusahaan ban Bridgestone menemukan bekas ban mobil, bus, motor, dan truk berserakan di jalan karena kecelakaan.



Sekitar 56 persen serpihan ban diteliti terjadi pecah ban, 18 persen karena isi tekanan ban yang tidak benar, serta 8 persen ban tidak dirawat dengan baik. 1 persen akibat kecacatan produksi, serta 16 persen sisanya tidak diketahui.

Kecelakaan akibat pecah ban pun menimbulkan korban jiwa. Ada 32 orang tewas dan cedera serius karena kecelakaan berkaitan dengan ban.

"Semua pengguna jalan harus lebih memperhatikan kondisi bannya sendiri segara rutin. Dengan begitu, jika ada paku atau benda tajam di ban bisa ditangani dengan cepat," kata kepala organisasi keselamatan jalan Inggris Richard Leonard.




Hal senada pun disampaikan oleh Technical Manager Bridgestone Gary Powell. Powell mengatakan perawatan ban rutin pastinya bisa mencegah kecelakaan. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed