Berkendara Motor Saat Hujan? Perhatikan Ini

Berkendara Motor Saat Hujan? Perhatikan Ini

Ruly Kurniawan - detikOto
Kamis, 30 Nov 2017 17:31 WIB
Berkendara Motor Saat Hujan? Perhatikan Ini
Berkendara Motor Saat Hujan? Perhatikan Ini Foto: Ruly Kurniawan
Jakarta - Musim hujan datang perlengkapan dan persiapan kendaraan untuk menerobos jalanan yang sedang basah, atau diguyur hujan perlu diperhatikan Otolovers. Tapi jangan lupa untuk memperhatikan tata cara berkendaranya juga ya, Otolovers.

Bila berbicara tentang musim penghujan dan keadaannya, memang cukup menarik untuk melihat dan terus mengingatkan kepada para pengendara untuk lebih berhati-hati ketika memacu mesin besinya itu khususnya sepeda motor. Pasalnya, kecelakaan akan lebih berpotensi dalam keadaan seperti ini. Oleh karena itu, detikOto merangkum hal apa saja yang harus diperhatikan ketika mengendarai motor dalam keadaan hujan.

Melansir dari drivespark, tentu menyiapkan jas hujan yang terbaik, helm, serta alas kaki (sandal maupun boots) harus lengkap terlebih dahulu sebelum berangkat menerobos hujan diluar. Tak lupa juga memeriksa tekanan ban, rem, lampu, hingga rantai motornya.

1. Santai Ketika Mengemudi

Foto: detik
Tidak perduli seberapa dingin cuaca yang sedang ditembus atau seberapa sakit tetesan air hujan yang menghantam wajah, tetap santai ketika berkendara ya Otolovers apalagi ingin mengemudikan motor dengan jarak yang cukup jauh.

Karena, bisa saja mengakibatkan hal yang fatal ketika motor menghantam suatu lobang atau polisi tidur yang tak terlihat saat pengendara sedang dalam kondisi bengong atau terlalu tegang. Maka, tetap santai dan tidak ngantuk adalah kunci utamanya.

Tak sampai disana, saat air menerpa jalanan otomatis medan yang akan ditempuh akan lebih licin dari biasanya, bahkan terkadang jalanan tak terlihat jelas lagi. Jadi tetap fokus untuk melihat jalanan ya.

2. Awah, Ada Genangan Air Nih

Foto: Imam Wahyudiyanta
Untuk mengusir kantuk memang tak aneh lagi bahwa pengendara akan lakukan hal yang cukup aneh bahkan diluar nalar, seperti halnya menabrakkan genangan air ketika hujan atau cukup banjir. Memang sah-sah saja sih, Otolovers asalkan tetap perhatikan sekeliling dan batas kecepatan motor juga ya, jangan sampai menyipratkan air ke pengemudi lainnya.

Lalu yang tak kalah pentingnya ialah, jangan terlalu gegabah untuk melakukan hal tersebut. Perhatikan dahulu seberapa dalam lobang yang akan dilewati karena sering kali genangan air menutupinya dengan rapat. Kalau tidak yakin, jangan dipaksakan ya Otolovers. Selalu hindari hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Bagi yang menggunakan sepeda motor manual, pastikan bahwa kendaraan berada di gigi satu atau dua sebelum menghantamnya. Sehingga mesin berada di pita daya yang rendah dan memudahkan pengendara saat merasa perlu untuk mempercepat maupun memperlambat kendaraan. Sedangkan untuk Otolovers yang menggunakan skutik, tetap posisikan throttle motor seringan mungkin, ya.

3. Awas oli atau BBM bocor

Foto: Rinto Heksantoro
Sering kali ketika hujan berhenti, kita akan melihat satu pemandangan yang indah yakni pelangi entah dilangit maupun diaspal. Nah bila Otolovers melihat pelangi yang nomor dua itu ketika berkendara, harap hati-hati ya atau lebih baik menghindar. Karena, bisa jadi jalanan tersebut sangat licin.

Kok bisa? Karena, warna pelangi tersebut timbul akibat pantulan dari cahaya dengan air di tanah yang telah tercampur oleh suatu bahan tertentu misalkan bahan bakar minyak. Minyak pada umumnya sangatlah licin dan akan menjadi lebih licin setelah bercampur dengan air.

Maka, apabila melihatnya di jalan langsung menjauh darinya ya Otolovers. Atau bila tidak memungkinkan untuk hal tersebut, langsung ambil gas kencang dan sesegera mungkin saja tanpa ngerem ketika melintasinya.

4. Jalanan licin

Foto: detik
Lama Tidak Hujan Lalu Hujan Lagi

Ketika Otolovers berada didaerah yang curah hujannya rendah seperti hujan akan datang tiga hari sekali, harap berhati-hati nih. Soalnya, dengan skema tersebut jalanan lebih licin loh.

Ketika berhari-hari cuacanya kering, saat hujan menerpa jalanan akan penuh campuran dari air, minyak, dan kotoran yang membuat jalan lebih licin. Nah bila hal ini sudah terjadi, ada baiknya menunggu terlebih dahulu sampai satu jam supaya hujan tersebut membuang minyak dan kotoran dijalan itu ke saluran air terdekat.

5. Pengereman yang tepat

Foto: detik
Ketika memacu motor saat keadaan kering, pengendara diharuskan untuk menggunakan rem depan lebih sering daripada rem belakang. Namun ketika hujan sudah turun, hal tersebut berbalik.

Ya, ada baiknya ketika Otolovers sedang berkendara didaerah hujan atau dijalanan yang licin yang disebabkan oleh hujan untuk lebih sering menggunakan rem belakang lebih dahulu ketimbang rem depan motor. Alasannya, ketika ban depan mulai dilakukan rem dan ngesot, pengendalian motor akan cenderung lebih sulit dibandingkan ban belakang yang ngesot.

Untuk pengguna motor yang sudah handal dan ahli memang hal tersebut tidak terlalu berpengaruh. Malahan, karena terbiasa mereka tetap lebih sering menggunakan rem depan ketika keadaan seperti itu karena pengereman akan lebih cepat. Namun tetap perhatikan akan keselamatan diri ya, Otolovers. Jangan memaksa.

6. Mencuci kendaraan

Foto: detik
Setelah menerobos jalanan basah dan hujan, pastikan motor selalu dicuci supaya debu dan kotoran tidak mengendap disana. Sehingga perjalanan makin asik dan motor tetap sehat.
Halaman 2 dari 7
(lth/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads