Bila berbicara tentang musim penghujan dan keadaannya, memang cukup menarik untuk melihat dan terus mengingatkan kepada para pengendara untuk lebih berhati-hati ketika memacu mesin besinya itu khususnya sepeda motor. Pasalnya, kecelakaan akan lebih berpotensi dalam keadaan seperti ini. Oleh karena itu, detikOto merangkum hal apa saja yang harus diperhatikan ketika mengendarai motor dalam keadaan hujan.
Melansir dari drivespark, tentu menyiapkan jas hujan yang terbaik, helm, serta alas kaki (sandal maupun boots) harus lengkap terlebih dahulu sebelum berangkat menerobos hujan diluar. Tak lupa juga memeriksa tekanan ban, rem, lampu, hingga rantai motornya.
1. Santai Ketika Mengemudi
|
Foto: detik
|
Karena, bisa saja mengakibatkan hal yang fatal ketika motor menghantam suatu lobang atau polisi tidur yang tak terlihat saat pengendara sedang dalam kondisi bengong atau terlalu tegang. Maka, tetap santai dan tidak ngantuk adalah kunci utamanya.
Tak sampai disana, saat air menerpa jalanan otomatis medan yang akan ditempuh akan lebih licin dari biasanya, bahkan terkadang jalanan tak terlihat jelas lagi. Jadi tetap fokus untuk melihat jalanan ya.
2. Awah, Ada Genangan Air Nih
|
Foto: Imam Wahyudiyanta
|
Lalu yang tak kalah pentingnya ialah, jangan terlalu gegabah untuk melakukan hal tersebut. Perhatikan dahulu seberapa dalam lobang yang akan dilewati karena sering kali genangan air menutupinya dengan rapat. Kalau tidak yakin, jangan dipaksakan ya Otolovers. Selalu hindari hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
Bagi yang menggunakan sepeda motor manual, pastikan bahwa kendaraan berada di gigi satu atau dua sebelum menghantamnya. Sehingga mesin berada di pita daya yang rendah dan memudahkan pengendara saat merasa perlu untuk mempercepat maupun memperlambat kendaraan. Sedangkan untuk Otolovers yang menggunakan skutik, tetap posisikan throttle motor seringan mungkin, ya.
3. Awas oli atau BBM bocor
|
Foto: Rinto Heksantoro
|
Kok bisa? Karena, warna pelangi tersebut timbul akibat pantulan dari cahaya dengan air di tanah yang telah tercampur oleh suatu bahan tertentu misalkan bahan bakar minyak. Minyak pada umumnya sangatlah licin dan akan menjadi lebih licin setelah bercampur dengan air.
Maka, apabila melihatnya di jalan langsung menjauh darinya ya Otolovers. Atau bila tidak memungkinkan untuk hal tersebut, langsung ambil gas kencang dan sesegera mungkin saja tanpa ngerem ketika melintasinya.
4. Jalanan licin
|
Foto: detik
|
Ketika Otolovers berada didaerah yang curah hujannya rendah seperti hujan akan datang tiga hari sekali, harap berhati-hati nih. Soalnya, dengan skema tersebut jalanan lebih licin loh.
Ketika berhari-hari cuacanya kering, saat hujan menerpa jalanan akan penuh campuran dari air, minyak, dan kotoran yang membuat jalan lebih licin. Nah bila hal ini sudah terjadi, ada baiknya menunggu terlebih dahulu sampai satu jam supaya hujan tersebut membuang minyak dan kotoran dijalan itu ke saluran air terdekat.
5. Pengereman yang tepat
|
Foto: detik
|
Ya, ada baiknya ketika Otolovers sedang berkendara didaerah hujan atau dijalanan yang licin yang disebabkan oleh hujan untuk lebih sering menggunakan rem belakang lebih dahulu ketimbang rem depan motor. Alasannya, ketika ban depan mulai dilakukan rem dan ngesot, pengendalian motor akan cenderung lebih sulit dibandingkan ban belakang yang ngesot.
Untuk pengguna motor yang sudah handal dan ahli memang hal tersebut tidak terlalu berpengaruh. Malahan, karena terbiasa mereka tetap lebih sering menggunakan rem depan ketika keadaan seperti itu karena pengereman akan lebih cepat. Namun tetap perhatikan akan keselamatan diri ya, Otolovers. Jangan memaksa.
6. Mencuci kendaraan
|
Foto: detik
|
Halaman 2 dari 7












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...