Seperti yang diungkapkan Technical Deputy Director PT Asuransi Adira Dinamika (Autocillin) Wayan Pariama kepada detikOto beberapa waktu lalu.
"Saat ini jasa asuransi kendaraan bermotor, paling banyak digunakan oleh pengendara roda dan itu sebanyak 55 persen. Dan sebanyak 45 persen digunakan oleh pengendara roda empat," kata Wayan Pariama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angka itu skala nasional, tapi kendaraan motor itu hanya mendapatkan asuransi total loss yaitu dengan mendapatkan penggantian bila mengalami kerusakan di atas 75 persen atau hancur total, Karena administrasi motor itu terlalu banyak. Kecuali untuk motor gede itu masih bisa menggunakan jasa asuransi komprehensif," ucapnya.
"Misalnya pengendara motor jatuh di rumah mereka, kalau mereka ingin memperbaikinya itu kan gampang. Karena ada AHASS (bengkel motor) di sana dan biayanya itu murah, dan bila menggunakan asuransi Komprehensif, kami harus mengecek dan lain-lainnya terlebih dahulu. Sehingga harapan nasabah itu akan sulit kita wujudkan, sedangkan konsumen itu butuhnya kan cepet. Kecuali Harley, kita kan tahu itu cuma ada beberapa bengkel saja," tutupnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi