Seperti yang diingatkan Adi Yoga Prasetya, Service Manager Suzuki yang berada di Warung Jati Barat No. 203, penyebab susahnya mengganti gigi persneling itu banyak sekali.
Salah satu penyebab susah mengganti transmisi itu, pada bagian penyetelan kopling dilihat dari jarak bebasnya kopling seberapa dalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala mekanik yang murah senyum ini, kembali mengingatkan untuk kepada pemilik untuk memperhatikan juga spring hub atau per yang berada di dalam transmisi.
"Ini yang sering terlupakan, apabila spring hub di dalam tranmisi sudah lemah ini yang menyebabkan susahnya pergantian tranmisi dari gigi 3 ke 2 atau dari gigi 4 ke 3. Selain itu ini juga yang menyebabkan susahnya perpindahan dan bunyi 'grek'. Dan apabila mengalami masalah pada transmisi gigi mundur ke transmisi awal atau satu, itu sudah pasti mengalami masalah pada setelan kopling," ucap lelaki berkaca mata ini.
Yoga pun mengakui bahwa perpindahan transmisi netral ke gigi mundur memang agak susah, oleh sebab itu harus mengetahui cara pergantian transmisi yang benar, dan ini sering terjadi di saat pengendara ingin memarkirkan kendaraannya.
"Itu dikarenakan para pengendara tidak sabar dalam perpindahan perseneling. Hal tersebut terjadi akibat masih terdapatnya sisa putaran dari perpindahan sebelumnya, oleh sebab itu harus menenunggu beberapa saat untuk bisa dengan mudah ke transmisi mundur," ujarnya.
Yoga pun mengingatkan untuk para pemilik kendaraan untuk mengganti pelumas secara berkala, dan yang telah direkomendasikan untuk kendaraan tersebut.
Nah untuk itu tips-tips ini sebaiknya Anda diperhatikan.
- Lakukanlah service berkala pada bengkel-bengkel resmi, setiap kelipatan 10.000 km atau 6 bulan sekali. Namun untuk lebih baik lagi melakukannya 5.000 km atau tiga bulan sekali.
- Jangan menggantungkan kaki di atas kopling.
- Apabila mobil sedang menanjak, jangan biasakan menginjak kopling setengah. Lebih baik menggunakan rem tangan untuk menjaga mobil tidak mundur.
- Pada saat perpindahan gigi satu ke gigi mundur (R), harus ke netral terlebih dahulu atau memberikan jeda terlebih dahulu, agar tidak menyisakan putaran yang masih ada.
- Lakukan penyetelan kabel kopling sesuai dengan spesifikasi.
- Untuk tipe kopling hidrolik lakukan pergantian oli hidrolik secara rutin.
- Sedangkan untuk kendaraan manual harus menyetel kabel kopling dengan baik.
- Mengganti oli persneling atau transmisi sesuai dengan spesifikasi mobil secara rutin.











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Beredar Info Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Fakta di Baliknya