Dulu orang masih malas memakai seat belt dengan alasan ribet. Tapi kini hampir semua orang yang berada di dalam mobil paham agar memakai piranti keamanan yang satu ini.
Dalam survey yang digelar oleh Center for Disease Control, seperti dikutip CNN, Kamis (6/1/20110) penggunaan seat belt kini mencapai tingkat tertinggi. Angkanya mencapai 85 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memakai seat belt dalam setiap perjalanan kini menjadi norma sosial. Itu bagus artinya," ujar Direktur CDC Thomas Frieden.
Namun sayang meski ada peningkatan drastis, ada saja orang bandel tidak mau memakai seat belt. 1 dari 7 orang responden mengaku tidak mau memakai seat belt ketika mobil jalan.
Padahal kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab nomor 1 kematian di AS untuk mereka yang berusia 5-34 tahun.
"Tidak memakai seat belt bisa merugikan kita dari sisi finansial dan jiwa," ujarnya.
Jadi jangan lewatkan suara klik!
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil