Air Pendingin di Radiator MINI

Air Pendingin di Radiator MINI

- detikOto
Jumat, 09 Apr 2010 07:45 WIB
Air Pendingin di Radiator MINI
Jakarta - Mobil mungil asal Eropa, MINI memang kendaraan 4 penumpang yang penuh dengan nuansa eksotis. Siapa pun bangga menggunakan kendaran tersebut meski mungil bentuknya.

Dan tak jarang pemilihnya pun pasti kaum berduit dan lebih tersegmentasi. Namun di balik bentuk mungilnya mobil tersebut ternyata harus diperlakukan secara khusus termasuk perawatan mesin hingga pendingin mesin atau radiator.

Sementara merawat mesin mungkin sudah menjadi kegiatan rutin bagi pengguna MINI tetapi banyak pengguna MINI tidak tahu bagaimana caranya memberlakukan pendingan mesin atau radiator pada kendaran MINI.

Nah, salah satu bengkel Prima di bilangan jalan Raya Fatmawati No. 10, Jakarta Selatan ternyata ingin berbagi tips bagaimana cara memberlakukan radiator mobil MINI.Hal pertama yang harus dicermati adalah memperhatikan lampu indikator radiator MINI. Bagian itu jangan diabaikan. Jika memang kondisi lampu indikator tidak nyala dan mati secara berulang-ulang kali, kemungkinan Anda tidak perlu panik.

Selanjutnya cukup melakukan perawatan rutin saja ke bengkel terpercaya Anda. Cara lainnya jangan asal membuka penutupΒ  adiator dan segera menambah air pendingin. Perilaku itu dipastikan salah besar.

Soalnya banyak pengguna mobil saat ini begitu melihat lampu indokator pada panel instrument menyala langsung saja menambah air radiator. Hal itu tidak diwajibkan
pada MINI.

Sebab sesering Anda membuka penutup dan menambahkan air radiator malah akan menyebabkan pendingan rusak hingga mesin over head. Akibatnya Anda harus mengeluarkan dana ekstra karena radiator rusak.

Namun sebaliknya Jika lampu indikator sering nyala dan mati ketahui dulu penyebabnya dan jangan diabaikan.

"Jangan asal membuka penutup radiator dan langsung menambah air pendingin, kenali dulu penyebabnya jika tidak fatal akibatnya," kata Service Advisor Bengkel Prima Asep Kurnia kepada detikOto.

Menurut Asep jika pengguna ragu pada lampu indokator yang sering menyala, Anda bisa lekas ke bengkel terdekat atau bengkel terpercaya Anda. Sebab kemungkinan air pendingan berkurang bisa dikarenakan kebocoran pada mesin. Hal buruk lainnya oli mesin dan air pendingin bercampur. Kalau sudah parah mesin terpaksa di-over haul dengan perlakuan khusus dengan mengeluarkan dana hingga Rp 10 juta.

"Kalau sudah parah kita menyarankan mesin di over haul. Untuk over haul biaya bisa mencapai Rp 10 juta," ucapnya.

Nah, sudah jelaskan. Sebaiknya jangan asal menambahkan air pendingin pada radiator MINI ketika lampu indikator nyala. Kenali dulu penyebabnya.
(ikh/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads