Hal tersebut tidak hanya akan membantu mengurangi efek pemanasan global saja, namun juga menambah umur kendaraan Anda.
"Dan kalau tidak sering-sering dirawat, kita malah akan banyak mengeluarkan uang untuk biaya membeli part yang rusak. Itu kan malah bikin boros," ujar Jefry yang merupakan mekanik dari bengkel Tirta Anugrah, di kawasan Warung Buncit, Jakarta ketika berbincang dengan detikOto, Senin (5/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada beberapa langkah sederhana, yang pertama tentu saja harus rajin service. Karena dengan rajin servis kita akan secara dini mengetahui 'calon' komponen yang akan rusak dan bisa berusaha menghindari efek negatif dari hal itu," tukasnya.
Perawatan-perawatan itu menurut Jefry bisa dilakukan dengan merawat beberapa part fast moving seperti membersihkan saringan udara, saringan bensin dan oli, busi dan sistem pengapian kendaraan.
Bila ada salah satu komponen fast moving yang sudah bermasalah, sebaiknya langsung diganti. "Atau gampangnya, ikuti saja buku panduan mobil dan panduan batas umur part yang ada di part itu. bila sudah waktunya ganti, jangan pakai
nunggu lagi," tandasnya.
Setelah itu, perhatikan pula saluran gas buang kendaraan. Pastikan tidak ada kebocoran pada knalpot, intake, vakum dan lainnya. Sebab apabila ada kebocoran, meski pun itu sedikit maka kadar emisi gas buang sedikit demi sedikit juga akan
ikut terpengaruhi.
"Dan biasakan 'setia' sama bengkel langganan Anda. Karena bengkel itu yang tahu kapan Anda mengganti part sebelumnya sehingga bengkel itu juga yang bisa memperkirakan kapan umur part sudah mendekati waktu diganti," tuntas Jefry.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?