Lagi Musim Hujan, Aman Enggak Sih Motor Pakai Kanopi?

ADVERTISEMENT

Lagi Musim Hujan, Aman Enggak Sih Motor Pakai Kanopi?

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Senin, 12 Des 2022 16:10 WIB
Motor Pakai Kanopi.
Aman enggak sih motor pakai kanopi pas musim hujan? Foto: Carrousel.
Jakarta -

Meski tak terlalu populer, namun ada sebagian pemotor yang menggunakan kanopi saat memasuki musim hujan. Sebab, dengan penambahan perangkat tersebut, fungsi motor berubah menjadi selayaknya mobil, yakni beratap.

Namun, menggunakan kanopi di sepeda motor rupanya tak terlalu disarankan. Menurut Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, komponen tersebut memang bisa melindungi pengendara dari siraman air hujan, tetapi tak bisa melindungi pengendara dari kemungkinan celaka.

"Pemasangan kanopi (di motor) tidak aman, karena belum melalui uji coba yang mendetail. Saat ini, modifikasi itu hanya mengedepankan kenyamanan, tanpa mempertimbangkan keamanan," ujar Sony saat dihubungi baru-baru ini.

Motor Pakai Kanopi.Motor matik Pakai Kanopi. Foto: Carrousel.

Lebih jauh, Sony mengurai tiga alasan utama mengapa pemasangan kanopi di sepeda motor dianggap tak aman. Pertama, kata dia, keberadaan kanopi membuat tekanan udara di kendaraan bertambah. Sehingga, saat ada angin kencang, terutama saat hujan, kendaraan berpotensi oleng.

Kedua, lanjutnya, ketika motor jatuh, keberadaan kanopi bisa memperburuk keadaan, bahkan menambah besar risiko cedera. Lalu, yang ketiga, pastinya bisa mengganggu visibilitas pengendara roda dua.

"Jadi menurut saya, pengendara nyaman (saat pakai kanopi), tapi tidak aman," tegasnya.

Sony mengingatkan, dalam kondisi dan keadaan apapun, kanopi sejatinya tak aman digunakan di sepeda motor, baik itu hujan atau tidak. Sementara soal batas kecepatan, menurutnya tak ada toleransi angka. Intinya, di kecepatan berapapun, pakai kanopi tetaplah tak disarankan.

"Enggak ada toleransi posisi yang aman pada motor, entah itu di kecepatan berapapun," kata dia.

Saat ini, kanopi untuk sepeda motor bisa dibeli dan didapatkan dengan mudah di toko-toko aksesori dan marketplace. Harganya sendiri beragam, tergantung ukuran dan jenis bahan.

Namun, detikOto pernah bertanya pada pedagang di kawasan Kebon Jeruk III, Jakarta Barat. Perangkat tersebut kebanyakan dibanderol Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribuan untuk model sederhana, dan di atas Rp 500 ribu untuk model khusus.



Simak Video "Kanopi Toko Ambruk Timpa Pemotor di Jaktim, Dua Orang Terluka"
[Gambas:Video 20detik]
(sfn/dry)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT