ADVERTISEMENT

6 Cara Merawat Sepeda Motor saat Liburan Nataru

Luthfi Anshori - detikOto
Sabtu, 25 Des 2021 09:56 WIB
Layanan Service Kunjung Yamaha (SKY)
Ilustrasi perawatan sepeda motor di rumah. Foto: Yamaha
Jakarta -

Menjelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah mengimbau agar masyarakat untuk tetap berada di rumah saja dan menjauhi keramaian lantaran masa pandemi COVID-19 masih berlangsung, kendati kasusnya sudah surut.

Tentunya hal ini mempengaruhi aktivitas masyarakat yang semakin sering berada di rumah, sehingga mobilitas menjadi berkurang, termasuk mobilitas kendaraan bermotor.

Walaupun kendaraan seperti motor akan jarang digunakan, tetap perlu dalam pantauan perawatan. Untuk itu pengendara dapat mempersiapkan dan memperhatikan beberapa hal berikut agar kondisi kendaraan tetap dalam keadaan prima.

Setidaknya ada 6 cara merawat sepeda motor di momen-momen liburan akhir tahun:

1. Apabila motor jarang dipakai usahakan setiap hari dinyalakan (warm up), setidaknya pagi hari antara 5-10 menit. Tujuannya agar baterai atau aki terisi (charged) dan oli mesin bersirkulasi.

2. Usahakan menggunakan main stand (standar tengah) untuk menjaga keawetan ban dan bentuk ban agar tetap sempurna, serta juga untuk menjaga kestabilan shock yang cenderung terbebani di sebelah kiri.

3. Isi bahan bakar secukupnya, untuk menghindari bensin terlalu lama mengendap di tangki, karena itu akan mengurangi kualitas bahan bakar.

4. Apabila motor akan tidak digunakan dalam waktu yang lama, disarankan lepas termina negatif (kabel warna hitam) pada baterai/aki.

5. Khusus untuk sepeda motor dengan teknologi smart key system (keyless), pastikan smart key/remote dalam keadaan non aktif. Hal ini bertujuan agar unit tetap aman dari pencurian (ranmor), dan sinyal dari remote tidak akan terus memancar sehingga akan menghemat baterai remote.

6. Pastikan tempat penyimpanan di dalam ruangan atau tidak langsung terpapar sinar matahari maupun air hujan agar cat cover dan kaca speedo tidak retak dan kusam. Pastikan juga tempat aman dari serangga dan tikus, karena motor yang tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama bisa menjadi sarang. Dan sering terjadi kabel electrical pada motor di gigit tikus yang mengakibatkan short/korslet.

"Sebagian orang beranggapan kalau motor tidak dipakai maka kondisi akan selalu baik, namun tidak demikian. Justru jika motor tidak dipakai harus di warm up setiap harinya agar tegangan arus listrik baterai atau aki dapat bersirkulasi sehingga kondisi motor tetap prima. Jika tidak di warm up setiap harinya, tegangan arus listrik aki pada motor bisa menurun dan cenderung drop," tutup Hasan Ardiansyah selaku Senior Service Advisor Yamaha FSS Jakarta.

(lua/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT