ADVERTISEMENT

7 Tanda-tanda Mesin Motor Mulai Loyo, Gimana Cara Mengatasinya?

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 12 Des 2021 15:15 WIB
PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memasarkan motor ke-3 yang diluncurkan pada bulan November ini. Setelah Aerox Connected dan Nmax Standar Connected, kini Yamaha Gear bisa menjadi pilihan pemotor Indonesia.
7 tanda mesin motor mulai loyo. Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Jakarta -

Ruang pembakaran merupakan bagian penting dari mesin motor berbahan bakar minyak (BBM). Proses pembakaran di ruang mesin menghasilkan energi yang menggerakkan mesin, sehingga perlu diperhatikan agar ruang pembakaran selalu berada dalam kondisi baik.

"Jika proses pembakaran tidak sempurna maka dapat mempengaruhi tenaga motor yang dihasilkan. Karenanya konsumen perlu memperhatikan berbagai indikasi masalah pada ruang bakar motor serta perawatannya. Selain itu, gunakan produk yang tepat untuk membersihkan sisa karbon pada ruang bakar sehingga turut menjaga performa mesin sepeda motor," papar Agung Budi Raharja, Assistant General Manager Part Operation Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), dalam keterangan resminya.

Berikut indikasi masalah pada ruang bakar motor yang perlu diperhatikan konsumen:

1. Performa mesin motor menurun karena penumpukan karbon pada ruang bakar sehingga pembakaran menjadi tidak sempurna.

2. Konsumsi BBM menjadi lebih boros. Hal ini disebabkan oleh pembakaran yang tidak sempurna karena adanya endapan karbon yang menjadi api pada saat proses pembakaran sehingga menyebabkan adanya bahan bakar yang terbuang secara sia-sia.

3. Temperatur mesin lebih tinggi karena adanya endapan karbon pada ruang bakar yang ikut terbakar dan dapat menyebabkan pre-ignition sehingga temperatur mesin lebih cepat meningkat.

4. Kepala busi menghitam akibat karbon sudah menumpuk dalam ruang bakar dan untuk efek jangka panjangnya akan menyebabkan busi cepat mati.

5. Adanya sisa karbon yang menumpuk pada lubang knalpot yang berasal dari residu karbon pada ruang bakar dan terbawa keluar melalui saluran gas buang.

6. Bila kondisi karbon pada ruang bakar sudah cukup parah dapat menyebabkan loss kompresi (mogok). Banyaknya endapan karbon yang menumpuk pada ruang bakar akan membuat intake valve ataupun exhaust valve tidak dapat menutup dengan rapat, dan dapat menyebabkan hilangnya kompresi pada ruang bakar.

7. Keluarnya asap hitam dari knalpot saat melakukan akselerasi pada rpm tinggi karena tumpukan karbon yang berasal dari ruang bakar ikut keluar melalui saluran gas buang.

Untuk itu perlu dilakukan perawatan ruang bakar motor yaitu:

1. Menggunakan bahan bakar sesuai anjuran dari pabrikan.

2. Penggunaan oli yang sesuai spesifikasi.

3. Service berkala secara rutin.

4. Gunakan produk carbon cleaner yang direkomendasikan untuk membersihkan dan melindungi ruang bakar dari endapan karbon sisa pembakaran.

(lua/riar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT