Jangan Ditegur! Lakukan Ini saat Ketemu Pemotor Ngobrol Sebelahan Sambil Jalan Pelan

Ilham - detikOto
Kamis, 21 Okt 2021 14:52 WIB
Polda Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya sejak Senin (20/9). Meski begitu, banyak dari para pengendara motor yang masih melanggar.
Ilustrasi pemotor (Rengga Sencaya/detikoto)
Jakarta -

Sering ditemukan pengendara sepeda motor yang asyik mengobrol dengan penumpang atau pengendara lain di jalan. Hal ini terkadang membuat jengkel pengendara di belakang karena perjalanan jadi terhambat. Lalu, apa yang harus dilakukan dalam menghadapi pengendara tersebut?

Saat berkendara di jalan raya tentunya membutuhkan konsentrasi penuh. Jika pengendara mengobrol, hal ini dikhawatirkan dapat memecah konsentrasi dan berisiko menimbulkan kecelakaan.

Apabila ditemukan pengendara sepeda motor yang berkendara sambil ngobrol, ada beberapa cara untuk menyadarkan mereka namun tetap tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Training Director sekaligus Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu mengatakan cara yang bisa dilakukan dalam menghadapi pengendara seperti tersebut adalah memberikan klakson. Tujuan dari suara klakson ini untuk menghentikan percakapan dan menyadarkan mereka.

"Jika bertemu dengan pengendara seperti itu caranya adalah kasih dia klakson, hal ini akan mengganggu dan menghentikan percakapan yang mereka lakukan," kata Jusri saat dihubungi.

Sebenarnya bisa saja dilakukan dengan cara menegur pengendara tersebut, tetapi dinilai kurang efektif karena harus berkendara di sebelahnya. Jadi cara yang terbaik adalah memberi klakson agar percakapan mereka terhenti.

"Selain menghentikan obrolan yang dibahas di atas motor, pemberian klakson ini secara tidak langsung dapat menyelamatkan nyawa mereka. Hal ini juga untuk memberikan pemahaman bahwa berkendara motor sambil ngobrol adalah tindakan yang salah," jelasnya.

Lalu, bagaimana jika situasinya kita yang ingin melakukan pembicaraan saat berkendara di tengah jalan?

Jusri mengingatkan, apabila pengendara ingin melakukan percakapan melalui telepon usahakan untuk menepikan kendaraan di tempat yang aman. Selain itu, lakukan percakapan yang penting dan jangan membahas topik lain.

"Jika memang dirasa harus berbicara, sebisa mungkin untuk berhenti dahulu di tempat aman, intinya jangan sambil mengemudi. Kemudian jika ingin berbicara usahakan membahas topik yang penting bukan karena ingin cerita panjang lebar dan curhat," ungkap Jusri.

Mengemudi sambil berbicara tentu berbahaya dan berisiko menimbulkan kecelakaan. Maka dari itu, penting sekali untuk memiliki konsentrasi penuh dalam berkendara dan menghiraukan sejumlah hal yang menyebabkan konsentrasi jadi buyar.

"Karena mengendarai mobil atau motor itu butuh konsentrasi penuh, tangan dan kaki pasti bergerak dan indra penglihatan harus fokus melihat ke depan. Coba jika pengendara terbagi dengan hal yang lain pasti bisa terpecah konsentrasinya dan ini sangat berbahaya," tutur Jusri.



Simak Video "Pemotor yang Nyemplung Sungai Gegara Silau Lampu Mobil Ditemukan Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)