Ketahui Kerusakan Motor Injeksi Lewat Kedipan Lampu Ini

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 10 Apr 2021 16:07 WIB
Lampu Indikator Masalah Pada Motor Injeksi
Lampu Indikator Masalah Pada Motor Injeksi (warna orange). Foto: Dok. AHM.
Jakarta -

Sepeda motor saat ini sudah semakin canggih. Hampir semua sepeda motor yang dijual di Indonesia sudah menerapkan teknologi injeksi bahan bakar. Dengan sistem komputerisasi, mendeteksi masalah pada motor pun bisa dengan mudah dilakukan.

Jika ada masalah pada motor, lampu indikator malfunction indicator lamp (MIL) yang terletak pada bagian speedometer biasanya akan menyala dan berkedip. Normalnya, ketika kunci kontak dalam posisi ON maka MIL akan menyala sekitar dua detik kemudian mati kembali dan motor siap dinyalakan.

Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno mengatakan MIL merupakan teknologi terpadu dari sistem injeksi milik Honda untuk mempermudah konsumen maupun teknisi dalam mendiagnosa masalah pada sepeda motor Honda. Sehingga perbaikan yang dilakukan lebih efektif.

"Kehadiran MIL pada sepeda motor Honda bukan merupakan sesuatu yang baru. Kemudahan dalam mendeteksi permasalahan sepeda motor Honda pun dapat diketahui oleh konsumen secara mudah. Namun kami tetap sarankan agar konsumen dapat menuju AHASS terdekat agar sepeda motor kesayangannya dapat ditangani dengan tepat oleh teknisi AHASS," ujar Endro dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom.

Selama kegagalan pada sistem belum diperbaiki, maka MIL akan terus berkedip. Jumlah kedipan pada MIL memiliki arti tersendiri untuk mengetahui permasalahan yang terjadi.

Kedipan MIL pun terdapat dua jenis, yaitu kedipan cepat yang berlangsung selama 0,3 detik dan kedipan panjang yang berlangsung selama 1,3 detik. Dalam mendeteksi kedipan MIL, untuk satu kedipan panjang akan dihitung sama seperti 10 kedipan cepat. Lalu untuk satu kedipan cepat akan dihitung 1.

Sebagai contoh, apabila MIL pada Honda Scoopy berkedip panjang dalam satu kali kemudian dilanjutkan dengan dua kedipan cepat maka akan dihitung sebagai 12 kedipan. Jumlah kedipan tersebut memiliki arti tersendiri. Berikut indikator permasalahan motor injeksi berdasarkan kedipan MIL:

- 1 Kedipan

Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor atau Manifold absolute pressure (MAP) yang mendeteksi tingkat kevakuman pada intake manifold. Bila tidak segera diatasi akan menimbulkan akselerasi kurang baik dan performa mesin tidak maksimal pada putaran atas.

- 7 Kedipan

Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor temperatur mesin atau biasa disebut Engine Coolant Temperature (ECT) Atau Engine Oil Temperature (EOT). Akibat masalah ini, mesin agak susah dihidupkan dalam kondisi dingin.

- 8 Kedipan

Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor throttle position (TP), bila dibiarkan maka mesin akan mudah mati dan akselerasi pun tidak maksimal.

- 9 Kedipan

Menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor Intake air temperature (IAT). Akibat yang ditimbulkan performa mesin tidak maksimal, mudah mati, emisi gas buang yang dihasilkan pun tidak bagus.

- 11 Kedipan

Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor kecepatan sehingga indikator speedometer tidak berfungsi atau bila telah menggunakan fitur Idling Stop System (ISS) tidak akan berfungsi.

- 12 Kedipan

Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem injector sehingga sepeda motor tidak bisa dinyalakan.

- 21 Kedipan

Hal ini menunjukkan kode potensi gangguan pada area sistem O2 sensor (Oxygen sensor). Sensor ini berfungsi untuk mendeteksi gas buang dan kondisi pembakaran mesin. Akibat yang ditimbulkan mesin sulit dihidupkan dan terdapat suara letupan pada knalpot.

- 29 Kedipan

Hal ini menunjukkan kode potensi gangguan pada area sistem Intake Air Control Valve (IACV) yang membuat putaran stationer tidak stabil, mesin sulit dihidupkan dan boros bahan bakar.

- 33 Kedipan

Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem Engine Control Module (ECM) yang merupakan sumber dari seluruh pengaturan sistem PGM-FI. Akibatnya sepeda motor tidak dapat dihidupkan.

- 52 Kedipan

Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor crankshaft position (CKP) sehingga sepeda motor tidak dapat dihidupkan.

- 54 Kedipan

Hal ini menunjukkan kode potensi gangguan pada area sistem sensor bank angle. Sensor ini berfungsi untuk mematikan mesin ketika sepeda motor terjatuh atau mengalami kemiringan hingga 60 derajat dengan toleransi +5 derajat, dalam waktu 5 detik. Namun sepeda motor tetap bisa dihidupkan kembali dengan mematikan kunci kontak terlebih dahulu kemudian dihidupkan kembali.

- 67 Kedipan

Hal ini menunjukkan potensi gangguan pada sistem Honda Selectable Torque Control (HSTC) terkait putaran roda depan dan belakang yang dibaca oleh ECM. Sensor ini bekerja ketika sepeda motor dalam kondisi diam dengan standar tengah, kemudian dinyalakan dan tuas gas dibuka selama 20 detik, maka bila terdeteksi masalah, MIL pun akan berkedip. Kode ini hanya muncul pada sepeda motor yang memiliki sistem HSTC seperti Honda PCX160 tipe ABS, XADV dan Forza.



Simak Video "Lebih Dekat dengan All New Honda CB150R 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)